Skripsi
Eksistensi tradisi pernikahan walagara di Desa Sapikerep Kabupaten Probolinggo / Aulia Isnaeni Fariski
Abstrak
Tradisi pernikahan walagara merupakan identitas Suku Tengger untuk mengesahkan pernikahan secara adat. Suku Tengger mengalami akulturasi budaya hindu dan islam. Pelaksanaan tradisi pernikahan walagara yang menggunakan mantra serta ritual penyembahan yang bertentangan dengan ajaran agama islam. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan eksistensi dan tata cara pelaksanaan tradisi pernikahan walagara di Desa Sapikerep Kabupaten Probolinggo serta menganalisis makna simbolik yang terkandung. Metode penelitian yang dipakai yaitu kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan eksistensi tradisi pernikahan walagara masih terjaga karena Masyarakat Sapikerep masih meyakini makna serta nilai budaya yang terkandung didalamnya. Tata cara pelaksanaan tradisi ini dibagi menjadi tahap persiapan inti dan acara lanjutan. Makna simbolik yang terkandung dalam tradisi pernikahan walagara diambil dari tatacara pelaksanaan mantra alat dandanan dan pakaian. Saran untuk penelitian selanjutnya menggali lebih lanjut eksistensi tradisi pernikahan walagara pada tahap kemunculan agar diketahui sejarahnya.