Disertasi
Model manajemen keuangan bagi pelaku usaha mikro dan kecil di Surabaya / Suci Rohayati
Abstrak
Peningkatan jumlah Usaha mikro kecil dan Menengah mampu membantu tingkat perekonomian dalam hal pemerataan pendapatan mengurangi tingkat kemiskinan serta pembangunan ekonomi daerah. Usaha Mikro kecil dan Menengah memegang peran penting sebagai sumber pendapatan serta penyerapan tenaga kerja sehingga perlu mendapatkan pembinaan perhatian dan pengarahan dari segi permodalan pemasaran atau relasi antara pemilik dan pekerjanya agar pelaku usaha mampu mempertahankan dan mengembangkan usahanya. Usaha Mikro Kecil dan menengah di Surabaya sebagian besar merupakan usaha yang tidak berbadan hukum tetap dan memiliki akses operasional sangat terbatas. Maka sering mengalami kendala dalam mendapatkan modal usaha dari lembaga- lembaga keuangan khususnya perbankan dan ini menyebabkan pelaku usaha mengalami kesulitan dalam mengembangkan aktivitas usahanya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model manajemen keuangan bagi pelaku usaha mikro dan kecil dan mengembangkan modul pendampingan manajemen keuangan bagi usaha mikro dan kecil. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan. Untuk pengembangan model digunakan metode Design Based Research dengan 4 tahapan pengembangan design based research yang dikembangkan oleh Reeves dan dimodifikasi oleh Cotton. W Lockyer. L Brickell. G. dengan tahapan 1) Analisis Permasalahan di lapangan 2) pengembangan produk model manajemen keuangan bagi pelaku usaha mikro dan kecil serta modul pendampingan manajemen keuangan bagi pelaku usaha mikro dan kecil 3) pengujian dan evaluasi model manajemen keuangan bagi pelaku usaha mikro dan kecil dan modul pendampingan usaha mikro dan kecil tahapan 4) Dokumentasi dan refleksi untuk menghasilkan prinsip desain. Untuk uji coba model menggunakan teknik action research dengan siklus perencanaan tindakan pelaksanaan tindakan dan refleksi/evaluasi tindakan. Subjek penelitian adalah pelaku usaha mikro dan kecil di Surabaya yang berjumlah 20 orang pelaku usaha. Hasil pengembangan model ini berupa produk pengembangan yaitu Model manajemen keuangan usaha mikro dan kecil serta modul pendampingan usaha mikro dan kecil slide presentasi materi manajemen keuangan untuk usaha mikro dan kecil. Untuk kegiatan ini sudah didisseminate ke 100 responden usaha mikro dan kecil di Surabaya. Penilaian hasil kelayakan modul pendampingan usaha mikro dan kecil menurut ahli materi memperoleh nilai 90% dengan kriteria sangat layak dan ahli teknologi pembelajaran memperoleh nilai 82% dan dinyatakan sangat layak. Sedangkan hasil kelayakan modul menurut responden diperoleh pada rentang nilai 81%-100% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan hasil kelayakan modul manajemen keuangan bagi pelaku usaha mikro dan kecil dapat disimpulkan bahwa modul tersebut sangat layak digunakan untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha mikro dan kecil di Surabaya dan memberikan dampak yang positif pada peningkatan keterampilan manajemen keuangan pelaku usaha mikro dan kecil.