Skripsi
Persepsi dan pemahaman siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan terhadap peninggalan masa pendudukan jepang di tarakan / Mita Karmila
Abstrak
Penelitian ini membahas mengenai (1) Bagaimana Persepsi dan Pemahaman siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan terhadap peninggalan masa pendudukan Jepang di Tarakan (2) Apa kendala yang dialami guru sejarah dalam proses pemahaman materi sejarah peninggalan Pendudukan Jepang di Tarakan (3) bagaimana upaya guru di sejarah dalam pembahasan sejarah peninggalan pendudukan Jepang di Tarakan. Persepsi sangat penting untuk mengetahui pendapat tiap individu terhadap informasi tentang peristiwa di lingkungan sekitarnya baik lewat penglihatan pendengaran penghayatan maupun perasaan. Dalam kehidupan sehari-hari persepsi memiliki peranan penting guna untuk membentuk pemahaman serta tanggapan tentang suatu peristiwa. Sesuai dengan pembelajaran sejarah khususnya materi pendudukan Jepang di Tarakan masih sangat kurang di bahas dalam proses pembelajaran. Hal tersebut terbukti minimnya peserta didik yang mampu menyampaikan persepsinya mengenai peninggalan pendudukan Jepang di Tarakan. Hal ini berdampak kurangnya pengetahuan peserta didik mengenai sejarah kotanya sendiri. Referensi buku bacaan yang pembahasan sejarah lokal Kota Tarakan terkait Pendudukan Jepang di Tarakan masih sangat kurang hal ini berkaitan dengan kurangnya pembahasan materi ini dalam pembelajaran peserta didik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif penelitian menggunakan metode ini bertujuan untuk mendeskripsikan suatu fenomena yang ada di lapangan. Prosedur pengumpulan data melalui pengamatan menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan (observasi) wawancara (interview) serta dokumentasi di lapangan. Penelitian ini menggunakan sumber pengumpulan data berupa hasil (1) observasi awal dengan peserta didik didalam kelas (2) Hasil wawancara dengan kepala sekolah (2) Hasil wawancara dengan guru mata pelajaran sejarah (4) hasil wawancara dengan peserta didik (5) Dokumentasi penelitian di lingkungan sekolah dan di dalam kelas. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan cara (1) Reduksi data (2) Penyajian data (3) verification. Tahapan penelitian ini terbagi menjadi tiga tahapan tahapan pra-lapangan tahap pelaksanaan lapangan dan tahap penyusunan laporan. Persepsi merupakan pendapat tiap individu yang berkaitan dengan masuknya pesan atau informasi dalam otak manusia secara terus menerus melalui indranya seperti penglihatan pendengaran dan pembicaraan. Proses ini berlanjut dengan terjadinya pemahaman dan tanggapan yang terjadi pada tiap individu yang berhubungan dengan lingkungan sekitarnya dalam hal berupa pendapat dan sikap terhadap suatu kejadian setelah terjadinya interaksi dengan objek atau suatu peristiwa. Persepsi amp pemahaman peserta didik terkait dengan materi peninggalan masa pendudukan Jepang di Tarakan berdasarkan dengan hasil temuan observasi dan wawancara dengan peserta didik di kelas XI MIPA 4 dan XI IPS 3 masing-masing kelas berjumlah 35 peserta didik. Pembelajaran sejarah dalam seminggu hanya 1 kali pertemuan dengan alokasi waktu 2 x 45 menit. Observasi dan wawancara di Kelas XI MIPA 4 dari 35 peserta didik ada 11 siswa yang mampu menyampaikan persepsi dan pemahamannya terkait materi peninggalan masa pendudukan Jepang di Tarakan. Observasi dan wawancara yang sama juga dilakukan di Kelas XI IPS 3 dari 35 peserta didik ada 08 siswa yang mampu menyampaikan persepsi dan pemahamannya terkait materi peninggalan masa pendudukan Jepang di Tarakan. Peserta didik dilnilai mampu menyampaikan persepsi dan pemahamannya dilihat dari kemampuannya menyampaikan pendapat dan tanggapannya mengenai awal mula masuknya Pendudukan Jepang di Tarakan hingga mampu menyebutkan peninggalan masa Pendudukan Jepang yang hingga saat ini masih ada di Tarakan.