Skripsi
Hubungan problem focused coping dan psychological well-being pengguna media sosial usia emerging adulthood / Allivia Ayu Wardani
Abstrak
Menggunakan media sosial seperti Instagram di usia emerging adulthood memungkinkan individu melakukan komunikasi memperoleh hiburan maupun sebagai wadah untuk mengekspresikan diri namun juga dapat menimbulkan perilaku membandingkan diri secara sosial. Semakin tinggi frekuensi penggunaan media sosial dapat mengarahkan kepada timbulnya gejala depresi rendahnya self-esteem dan kecemasan yang berdampak pada rendahnya tingkat psychological well-being seseorang. Penggunaan media sosial Instagram sebagai pelarian dari masalah di kehidupan nyata dapat menyebabkan pemilihan strategi koping yang kurang tepat dan dapat mempengaruhi psychological well-being sebab semakin baik seseorang menerapkan problem focused coping maka semakin tinggi tingkat psychological well-being. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara problem focused coping dengan psychological well-being pada pengguna media sosial usia emerging adulthood. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengguna media sosial Instagram usia emerging adulthood sebanyak 150 orang dengan menggunakan teknik sampel convenience sampling dan didasarkan pada rumus Lemeshow. Teknik pengumpulan data menggunakan skala yang terdiri dari revised Ways of Coping Questionnaire (WCQ) dan Psychological Well-being Scale. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara problem focused coping dengan psychological well-being pada pengguna media sosial usia emerging adulthood. Sifat pengaruh antara dua variabel tersebut menunjukkan hubungan positif hal tersebut menandakan bahwa semakin tingginya problem focused coping maka psychological well-being akan semakin tinggi dan berlaku sebaliknya.