Skripsi
Pengembangan kamus elektronik berbasis adaptive learning sebagai penunjang mata kuliah komputasi cerdas bagi mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang / Muhammad Wildan Romiza Fauwaz
Abstrak
Proses pembelajaran sangat bergantung pada peran media pembelajaran dalam meningkatkan minat siswa untuk mengikuti pembelajaran. Hingga saat ini sumber belajar mahasiswa dalam mata kuliah Komputasi Cerdas terbatas pada buku materi dari dosen dan internet. Karena itu mahasiswa kesulitan menguasai materi tersebut karena kebingungannya dengan banyaknya kata asing yang tidak umum dalam kehidupan sehari-hari. Hasil wawancara dengan mahasiswa S1 Program Studi Teknik Informatika di Universitas Negeri Malang yang telah mengikuti mata kuliah Komputasi Cerdas mengonfirmasi kesulitan tersebut. Beberapa siswa mencoba metode pembelajaran visual dengan menggunakan video dan audio tetapi mereka masih kesulitan memahami kata-kata asing dalam mata kuliah tersebut. Hanya sekitar 70% siswa yang dapat mengenali dan memahami empat dari sepuluh kata asing yang diberikan. Situasi ini dapat berdampak negatif pada proses belajar dalam mata kuliah Komputasi Cerdas. Berkaitan dengan hal tersebut dibutuhkan media pembelajaran berupa kamus yang membantu mahasiswa untuk memahami kata-kata asing dalam mata kuliah Komputasi Cerdas. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian dan pengembangan (R amp D) untuk mengembangkan dan menguji produk dalam konteks pendidikan. Model pengembangan yang digunakan adalah Model R2D2 (Recursive Reflective Design and Development) yang terdiri dari tiga tahap yaitu (1) Pra Pengembangan (2) Pengembangan dan (3) Pasca Pengembangan. Proses pengujian melibatkan validasi oleh ahli materi dan ahli media. Validasi oleh ahli materi dilakukan oleh dua ahli yang memberikan penilaian sebesar 87 5% dan 83 92%. Hasil validasi ahli materi menunjukkan bahwa produk dapat digunakan tanpa revisi. Sementara itu validasi oleh ahli media juga dilakukan oleh dua ahli yang memberikan penilaian sebesar 90 18% dan 91 96%. Hasil validasi ahli media juga menunjukkan bahwa produk dapat digunakan dengan revisi. Selanjutnya angket uji kelayakan oleh pengguna disebarkan kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika di Universitas Negeri Malang dalam bentuk unmoderated. Dari populasi mahasiswa sampel yang digunakan terdiri dari 64 orang. Hasil uji reliabilitas instrumen menunjukkan angka 0 96605 yang menunjukkan tingkat kelayakan instrumen yang sangat tinggi menunjukkan konsistensi dan keandalan instrumen tersebut. Uji validitas juga menunjukkan validitas pada seluruh instrumen pengujian. Hasil uji kelayakan menunjukkan angka sebesar 84% yang menunjukkan bahwa AI-Dictionary sangat layak digunakan