Skripsi
Pendekatan semiotika dalam puisi \"Abenddämmerung\" karya Heinrich Heine. / Yusca Nadira
Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem tanda berupa ikon indeks dan simbol yang terdapat dalam puisi ldquo Abendd auml mmerung rdquo karya Heinrich Heine serta menafsirkan makna dan signifikansinya terhadap identitasnya sebagai salah satu karya sastra yang tercipta dalam zaman romantisme Jerman. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan analisis semiotika dengan lebih menekankan temuan penelitian dalam bentuk deskripsi analitis. Metode yang dipilih memungkinkan untuk mengkaji puisi secara menyeluruh memberikan perhatian khusus pada sistem tanda ikon indeks dan simbol serta ciri-ciri sastra era romantisme yang ada dalam tanda atau puisi tersebut. Sumber data berupa naskah puisi ldquo Abendd auml mmerung rdquo karya Heinrich Heine. Dari hasil analisis dapat diketahui adanya seluruh sistem tanda terutama simbol-simbol yang merepresentasikan pemikiran mendalam dari penyair hal tersebut dapat dilihat dari berbagai tanda dan hubungan pada objek yang direpresentasikannya. Hubungan tersebut berupa kemiripan konvensi dan eksistensial tanda terhadap objeknya. Selain itu ciri-ciri yang menjadi identitas puisi sebagai karya sastra yang ditulis pada era romantik ditemukan dan diperkuat oleh makna-makna yang ditemukan melalui sistem tanda. Puisi tersebut berisi pemikiran-pemikiran kelam dan perasaan kesepian yang digambarkan dengan alam penggunaan warna dan gambaran suasana hati serta pelarian dari kenyataan berupa kenangan masa kecil dan penekanan individu berupa refleksi diri.