Skripsi
Pengukuran kinerja supply chain management pada industri halal / Salsabila Hanif Raharjo
Abstrak
Saat ini potensi pasar halal terus meningkat berdasarkan State Global Islamic Economics Report pada tahun 2019 penduduk muslim membelanjakan 2 02 miliar untuk sektor makanan farmasi kosmetik logistik perbankan dan pariwisata. Halal Supply Chain Management dikembangkan untuk memenuhi permintaan konsumen yang membuat konsumen yakin bahwa yang dikonsumsi memiliki jaminan kehalalannya. Halal tidak hanya proses produksi saja melainkan memastikan integritas halal dari hulu hingga ke hilir. Model SCOR ketika digunakan sebagai alat pengukuran kinerja untuk rantai pasokan konvensional hanya berkonsentrasi pada proses atau arah dimana bahan dasar diubah menjadi produk jadi dan dikirim ke pelanggan akhir sedangkan industri halal mengacu pada prinsip dan syariat islam. SCM konvensional tidak membahas pentingnya nilai-nilai islam dalam merancang dan mengukur kinerja rantai pasokan halal. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengembangkan model dan pengukuran kinerja rantai pasokan halal yang secara khusus menekankan pada proses pengiriman. Objek penelitian ini adalah pada perusahaan manufaktur yang beroperasi di sektor industri makanan dan minuman. Pengukuran kinerja dilakukan dengan memetakan model SCOR dengan dimensi maqasid syariah. Selanjutnya wawancara terjadwal kuesioner perbandingan berpasangan dengan pendekatan metode Analisis Hierarchy Process (AHP) dan proses normalisasi Snorm De Boer diaplikasikan. Sehingga diperoleh 20 KPI dengan hasil akhir kinerja 95 6% yang termasuk kategori sangat baik. Kesimpulan yang diambil dari penelitian ini adalah perusahaan dapat mengidentifikasi indikator-indikator yang memerlukan peningkatan dan indikator-indikator yang perlu dipertahankan guna meningkatkan kinerjanya berdasarkan pengukuran kinerja rantai pasok halal.