Skripsi
Studi eksperimental sifat fisik dan mekanik thin bed mortar dengan penambahan zat aditif berbasis polyvinyl acetate / Muhammad Adzin Rifqi Ramdani
Abstrak
Dinding merupakan suatu komponen non sturktural pada bangunan yang berperan sebagai pemisah antara bagian dalam dan luar bangunan. Meskipun dinding termasuk bagian non struktural pada bangunan keamanan dan kekuatan dinding harus diperhatikan. Keretakan pada dinding bangunan terjadi akibat adanya gaya aksial dan lateral dari portal ke dinding akibat gempa. Apabila terjadi keruntuhan dinding pada suatu bangunan secara tiba-tiba maka akan membahayakan keselamatan penghuni di bangunan tersebut. Kekuatan dinding dapat dilihat dari kuat tekan dan kuat tarik belah pasangan dinding. Sifat mekanik pada dinding tersebut dapat dihasilkan dengan cara mempertimbangkan material dan campuran mortar sebagai pasangan bata ringan. Bata ringan atau autoclaved aerated concrete (AAC) merupakan bahan material pengisi dinding yang saat ini sering digunakan. Pemilihan bata ringan sebagai penyusun dinding bangunan karena memiliki bentuk yang seragam beratnya yang ringan dan dapat mempercepat kinerja pekerjaan dinding. Pemasangan bata ringan pada umumnya menggunakan mortar dengan lapisan tipis atau dapat disebut sebagai thin bed mortar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menciptakan komposisi baru thin bed mortar berbasis semen dengan penambahan polivinil asetat (PVAc) atau dapat disebut sebagai thin bed mortar inovasi (TBMI) untuk meningkatkan nilai kuat tekan dan kuat tarik belah pasangan bata ringan. Penelitian ini dilakukan dalam lingkungan eksperimental dan mengikuti prosedur pengujian sesuai ASTM dan SNI. Variabel bebas pada penelitian ini adalah persentase penambahan PVAc pada campuran thin bed mortar. Variabel terikat yaitu komposisi campuran thin bed mortar berbasis mortar instan komposisi campuran thin bed mortar berbasis semen PPC faktor air semen sifat fisik dan sifat mekanik thin bed mortar. Variabel kontrolnya yaitu kualitas agregat halus merk semen dan merk zat aditif PVAc yang akan digunakan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu TBMI dengan substitusi 15% PVAc terhadap berat semen mampu memberikan nilai kuat tekan pasangan bata ringan sama besar dengan mortar instan dan kuat tarik belah sebesar 23% lebih besar daripada mortar instan. TBMI terbukti mampu menghasilkan kuat tekan dan kuat tarik belah lebih besar daripada TBMM dan dapat menjadi alternatif dari mortar instan sebagai perekat bata ringan.