Skripsi
Penerapan perpustakaan berbasis inklusi sosial di perpustakaan daerah kota batu dalam pewujudan tujuan pembangunan berkelanjutan / Jehan Nafisa
Abstrak
RINGKASAN Nafisa Jehan. 2023. Penerapan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Perpustakaan Daerah Kota Batu dalam Pewujudan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Moh. Safii S. Kom. M. Hum. Kata Kunci penerapan perpustakaan berbasis inklusi sosial tujuan pembangunan berkelanjutan Penerapan perpustakaan berbasis inklusi sosial dilakukan untuk keikutsertaan perpustakaan dalam pewujudan tujuan pembangunan berkelanjutan yang telah disepakati dalam sidang PBB tahun 2015 lalu. dengan pedoman dari Perpustakaan Nasional. Untuk mengetahui keberhasilan dari program yang diterapkan di Perpustakaan Umum Daerah Kota Batu beserta kendalanya dalam pewujudan TPB maka penelitian ini dilakukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dipilih sebagai metode penelitian dengan mendeskripsikan keberhasilan penerapan menggunakan teori Grindle (1980) yang mengukur keberhasilan dari isi kebijakan dan lingkungan implementasi. Dalam analisis ditemukan kendala yang muncul saat program diterapkan. Sumber data dikumpulkan melalui observasi peneliti terkait perpustakaan wawancara dengan informan serta studi dokumen dari laporan program. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa diterapkan di dalam isi kebijakan dipengaruhi oleh kepentingan pembangunan berkelanjutan yang jenis manfaatnya selaras dengan TPB 1 4 5 9 melalui penyediaan akses informasi ruang publik dan kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang inklusif. Dengan skala capaian perubahan meningkatkan kesejahteraan melalui literasi pengambilan keputusan cara top - dowm pelaksana program dinilai berkompeten karena mendapatkan pelatihan dari Perpustakaan Nasional dan memiliki koordinasi antar petugas perpustakaan lain sebagai pelaku penerapan didukung oleh sumber daya APBD dan bantuan dari Perpusnas. Penelitian terkait lingkungan penerapan menunjukkan bahwa Kekuasaan Kepentingan dan Strategi dari Pelaksana berselaras dalam mencapai tujuan karakter rezim dan lembaga yang memberikan aksi dukungan penerapan kepatuhan dan daya tanggap pelaksana serta masyarakat pemustaka sebagai sasaran mendapat tanggapan positif. Beberapa rencana kegiatan pelaksana tidak terealisasi karena terkendala dari sumber daya anggaran. Keberhasilan penerapan yakni TPB1 yang mengakhiri kemiskinan dengan penyediaan akses informasi serta pelatihan inklusif TPB 4 terkait pendidikan inklusif TPB5 mencapai kesetaraan gender dan TPB 9 melalui infrastruktur perpustakaan yang memfasilitasi akses informasi dan pelatihan. Lebih lanjut dampaknya yakni meningkatkan awareness terkait eksistensi perpustakaan. Tujuan dari TPB lain yang belum terwujud memang perlu membutuhkan waktu dan untuk itu saran yang dapat diterapkan adalah pemantauan hasil pelatihan dan merencanakan pencapaian dengan target waktu yang ditentukan yang dalam pelaksanaannya diperlukan dukungan sumber daya agar pencapaian terpenuhi.