Tesis
Pengembangan model pembelajaran kewirausahaan water slide decal bagi kemandirian berwirausaha siswa SMKN 3 Boyolangu kompetensi keahlian teknik bodi otomotif. / Agus Afandi
Abstrak
Berwirausaha menjadi alternatif pilihan bagi lulusan SMK yang belum mendapatkan pekerjaan atau tidak melanjutkan pada jenjang pendidikan tinggi. Sebagai lembaga pendidikan kejuruan SMK diharapkan mampu menghasilkan lulusan siap kerja yang sesuai dengan kompetensi keahlian. Akan tetapi harapan tersebut masih belum dapat terpenuhi secara keseluruhan karena masih banyak lulusan SMK yang belum mendapatkan pekerjaan. Salah satu usaha untuk menanggulangi kondisi tersebut yaitu dengan mengembangkan suatu model pembelajaran kewirausahaan water slide decal dengan tujuan dapat mengembangkan jiwa kemandirian berwirausaha siswa. Dengan harapan setelah lulus dari pendidikan SMK siswa sudah memiliki pengalaman dan keterampilan sehingga mampu membuka usaha secara mandiri tanpa bergantung pada kondisi mencari kerja. Aplikasi water slide decal merupakan salah satu pengembangan keterampilan kewirausahaan yang sangat relevan dengan kompetensi keahlian Teknik Bodi Otomotif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R amp D) dengan menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Lokasi penelitian dan pengembangan dilakukan di SMKN 3 Boyolangu pada kelas XII TBO. Dalam penelitian dan pengembangan ini menggunakan instrumen lembar angket untuk pengumpulan data. Lembar angket digunakan pada saat evaluasi formatif meliputi uji ahli uji kelompok kecil dan uji kelompok besar serta evaluasi sumatif yang digunakan untuk mengukur kemandirian berwirausaha siswa. Teknik analisis data dalam penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa hasil uji ahli bahan ajar diperoleh 93% dan uji ahli rancangan instruksional kegiatan diperoleh 88 5% hasil tersebut tergolong dalam kategori sangat layak. Pelaksanaan pengembangan model pembelajaran kewirausahaan water slide decal diperoleh hasil uji kelompok kecil 80 3% dan uji kelompok besar 83 9%. Berdasarkan hasil tersebut pelaksanaan pembelajaran kewirausahaan secara keseluruhan tergolong dalam kategori sangat efektif. Selanjutnya hasil dari evaluasi sumatif diperoleh 81% pada kelas XII TBO dan pada kelas XII TKR 4 sebagai kelas pembanding diperoleh 65 8%. Berdasarkan hasil paparan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan model pembelajaran kewirausahaan mampu mendorong atau memotivasi siswa dalam mengembangkan jiwa kemandirian berwirausaha dibandingkan kelas pembanding.