UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengaruh religiusitas, efikasi diri, kompetensi, dan motivasi berprestasi pamong belajar terhadap kinerja pembelajaran / Santoso

Santoso - Nama Orang;

Abstrak
Penelitian ini dilakukan karena eksistensi (existence) pamong belajar belum establish dan kemudian kinerja pembelajaran seorang pendidik khususnya pamong belajar menjadi bahan pertanyaan dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai aparatur sipil negara (ASN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh religiusitas terhadap kinerja pembelajaran (2) pengaruh efikasi diri terhadap kinerja pembelajaran (3) pengaruh kompetensi terhadap kinerja pembelajaran (4) pengaruh religiusitas melalui motivasi berprestasi terhadap kinerja pembelajaran (5) pengaruh efikasi diri melalui motivasi berprestasi terhadap kinerja pembelajaran (6) pengaruh kompetensi melalui motivasi berprestasi terhadap kinerja pembelajaran (7) pengaruh religiusitas efikasi diri dan kompetensi terhadap kinerja pembelajaran (8) pengaruh religiusitas efikasi diri kompetensi dan motivasi berprestasi terhadap kinerja pembelajaran (9) pengaruh religiusitas efikasi diri dan kompetensi melalui motivasi berprestasi terhadap kinerja pembelajaran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh yang ada di Indonesia sebanyak 1986 pamong belajar. Pengambilan sampel menggunakan rumus slovin yang didapat sebanyak 508 responden Teknik sampling menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dijadikan google formulir dan catatan lembaga. Uji validitas instrumen menggunakan rumus korelasi product moment sedangkan uji reliabilitas menggunakan alfa cronbach. Alat ukur terbukti valid dan reliabel untuk instrumen penelitian. Metode penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis) merupakan sebuah metode analisis statistik yang memungkinkan dalam memberi suatu tafsiran atau interpretasi kuantitatif bagi hubungan dari sejumlah variabel menentukan pengaruh langsung dan tidak langsung di antara sejumlah variabel. Hasil penelitian bahwa religiusitas pamong belajar dapat meningkatkan kinerja pembelajaran sejalan dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa variabel hati nurani memediasi hubungan antara religiusitas dan niat etis. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa religiusitas pamong belajar memiliki dampak positif terhadap kinerja pembelajaran yang dapat dijelaskan melalui faktor internal eksternal motivasi dan inspirasi berdasarkan keyakinan agama yang dianut. Efikasi diri pamong belajar dapat mempengaruhi kinerja pembelajaran secara positif. Hasil analisis menunjukkan bahwa keyakinan diri pamong belajar dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pemimpin belajar memiliki dampak signifikan terhadap kinerja pembelajaran. Pengembangan efikasi diri dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sejalan dengan konsep bahwa efikasi diri merupakan evaluasi individu terhadap kemampuannya untuk menyelesaikan tugas dan mencapai tujuan dalam situasi pembelajaran. Kompetensi pamong belajar terutama dalam aspek interpersonal seperti empati dan simpati berperan penting dalam meningkatkan kinerja pembelajaran. Hal ini mendukung proposisi bahwa peningkatan kompetensi pamong belajar secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran dengan fokus pada aspek sikap dan interaksi interpersonal yang positif. Motivasi berprestasi pamong belajar secara langsung berkontribusi pada peningkatan kinerja pembelajaran. Hal ini memberikan dasar bagi proposisi bahwa tingginya motivasi berprestasi pamong belajar secara positif memengaruhi kualitas pembelajaran yang dihasilkan. Religiusitas pamong belajar berpengaruh positif terhadap kinerja pembelajaran melalui motivasi berprestasi. Artinya semakin tinggi tingkat religiusitas pamong belajar semakin tinggi pula motivasi berprestasi yang pada gilirannya meningkatkan kinerja pembelajaran. Keseluruhan dinamika ini menciptakan hubungan kausal yang positif antara religiusitas motivasi berprestasi dan kinerja pembelajaran pada pamong belajar. Efikasi diri pamong belajar berpengaruh positif terhadap kinerja pembelajaran melalui motivasi berprestasi. Artinya semakin tinggi tingkat efikasi diri pamong belajar semakin tinggi pula motivasi berprestasi yang pada gilirannya meningkatkan kinerja pembelajaran. Keseluruhan dinamika ini menciptakan hubungan kausal yang positif antara efikasi diri motivasi berprestasi dan kinerja pembelajaran pada pamong belajar. Kompetensi pamong belajar berpengaruh positif terhadap kinerja pembelajaran melalui motivasi berprestasi. Artinya semakin tinggi tingkat kompetensi pamong belajar semakin tinggi juga motivasi berprestasi yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja pembelajaran. Keseluruhan dinamika ini menciptakan hubungan kausal yang positif antara kompetensi motivasi berprestasi dan kinerja pembelajaran pada pamong belajar. Religiusitas efikasi diri dan kompetensi pamong belajar berpengaruh positif terhadap kinerja pembelajaran. Artinya semakin tinggi tingkat religiusitas efikasi diri dan kompetensi pamong belajar semakin tinggi juga kinerja pembelajaran yang dapat tercermin dalam keberhasilan pelaksanaan kegiatan belajar seperti keberadaan sanggar kegiatan belajar (SKB) yang menjadi indikator kinerja tertinggi pada penelitian ini. Keseluruhan dinamika ini menciptakan hubungan kausal yang positif antara religiusitas efikasi diri kompetensi dan kinerja pembelajaran pada pamong belajar. Penelitian lebih lanjut atau pengembangan model yang lebih spesifik dapat memberikan rekomendasi yang lebih tepat untuk pengembangan kebijakan pendidikan nonformal dan informal. Upaya pelatihan dan pendekatan khusus perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan motivasi dan kinerja pembelajaran dalam konteks pendidikan nonformal dan informal.Saran yang bisa diberikan pada hasil penelitian ini yaitu untuk pamong belajar di sanggar kegiatan belajar se-Indonesia melibatkan penguatan religiusitas pengembangan efikasi diri peningkatan kompetensi interpersonal stimulasi motivasi berprestasi dan integrasi faktor-faktor penyelarasan. Diharapkan adanya pelatihan workshop dan kegiatan kolaboratif untuk mendukung pemantapan nilai-nilai agama meningkatkan efikasi diri dan mengembangkan kompetensi interpersonal. Selain itu perlu merangsang motivasi berprestasi dengan mengakui dan memberikan apresiasi terhadap pencapaian pamong belajar. Keseluruhan pendekatan holistik dan pengembangan model khusus yang sesuai dengan konteks lokal diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan pendidikan nonformal dan informal.


Informasi Detail
DDC
Rd 153.1534 SAN e
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, 2024.
Deskripsi Fisik
xvii, 257 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00001/RD/24
Edisi
Desertasi (Pasca sarjana) - Universitas Negeri Malang 2024
Subjek
1. MOTIVASI BERPRESTASI - PENGARUH RELEGIUS
2. EFIKASI DIRI
3. ACHIEVEMENT MOTIVATION - RELEGIOUS INFLUENCE

Pembimbing
1. Prof. Dr. Supriyono, M.pd;2. Dr. M. Ishaq, M.pd;3. Dr. H. Abd. Latif Bustami, M.si
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik