Skripsi
Perubahan sosial masyarakat dalam mengembangkan kearifan lokal anyaman purun di Kampung Purun Kota Banjarbaru / Rizqi Ananda Alfita
Abstrak
Perubahan sosial yang terjadi pada kampung wisata membawa pengaruh serta dampak yang dirasakan bagi Masyarakat yang berada di lingkungan tersebut. Kampung Wisata Purun menjadi salah satu kampung tematik yang dibentuk dengan tujuan untuk mengembangkan dan melestarikan kearifan lokal anyaman purun khas Banjarbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk Perubahan social yang terjadi dan dampak pada Masyarakat setelah hadirnya kampung wisata ini. Dalam menganalisis Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik menggunakan pengumpulan data melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari pengrajin purun anggota POKDARWIS ketua gallery kesekretariatan kelurahan dan Lurah Palam. Lokasi penelitian berada di Kampung Wisata Purun Kelurahan Palam Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa Masyarakat kampung wisata purun mengalami perubahan sosial yang terjadi pada beberapa aspek kehidupan masyarakat. Hal tersebut di analisis melalui teori AGIL Talcott Parsons yaitu Adaptation (Adaptasi) Goal Attainment (Pencapaian Tujuan) Integration (Integrasi) dan Latency (Pemeliharaan Pola). Seperti yang ditemui pada perubahan kegiatan mata pencaharian Masyarakat dulunya mayoritas Perempuan menjadi Ibu Rumah Tangga saat ini sudah memiliki tambahan penghasilan perkembangan kreativitas pada produk anyaman purun sistem Kerjasama Masyarakat yang saat ini tergabung dalam kelompok gallery serta bentuk pemasaran saat ini melalui online hingga ke luar daerah. Berbagai perubahan dan perkembangan yang hadir pada Masyarakat tentunya disambut positif karena dapat membawa dampak baik bagi kehidupan Masyarakat Kampung Wisata Purun.