Skripsi
Hubungan pembelajaran produk kreatif kewirausahaan (PKK) dan lingkungan keluarga terhadap motivasi berwirausaha siswa kelas XII di SMK Negeri 1 Singosari / Farisa Khairni Salamah
Abstrak
Berwirausaha dapat menjadi solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu lembaga yang mampu mengambil peran tersebut. Selain menghasilkan lulusan yang siap kerja SMK juga diharapkan dapat menghasilkan para wirausahawan muda. Alasan siswa SMK setelah lulus tidak tertarik untuk berwirausaha sehingga dibutuhkan dorongan atau motivasi yang kuat agar siswa mau berwirausaha. Motivasi dapat terbentuk dengan dibekali pengetahuan kewirausahaan dan diharapkan dapat meningkatkan motivasi berwirausaha siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Hubungan pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha siswa kelas XII di SMK Negeri 1 Singosari. (2) Hubungan lingkungan keluarga terhadap motivasi berwirausaha siswa kelas XII di SMK Negeri 1 Singosari. (3) Hubungan pembelajaran Produk Kreatif Kewirausahaan dan lingkungan keluarga terhadap motivasi berwirausaha siswa kelas XII di SMK Negeri 1 Singosari. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif korelasional. Subjek dan populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMK Negeri 1 Singosari jurusan Teknik Otomasi Industri dan sampel sebanyak 71 responden yang diperoleh melalui teknik sampling jenuh Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (X1) dan Lingkungan keluarga (X2). Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu motivasi berwirausaha (Y). Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner model angket tertutup dengan skala Likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variabel X1 memiliki tingkat kategori tinggi (33 80%) Variabel X2 memiliki tingkat kategori tinggi (43 67%) Variabel Y memiliki tingkat kategori tinggi (35 21%). Nilai signifikansi mewakili hubungan parsial antara X dan Y. Nilai sig (0 000 lt 0 05). Nilai F untuk hubungan simultan antara X1 X2 dan Y. Nilai F (0 00 lt 0 05). Besarnya sumbangan X1 dan X2 terhadap Y ditunjukkan dengan nilai sumbangan efektif X1 sebesar 21% dan X2 sebesar 49 1% dengan nilai R sebesar 70 1%. Sumbangan relatif X1 sebesar 30% dan sumbangan relatif X2 sebesar 70%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) Variabel X1 X2 dan Y berada pada kategori tinggi (2) terdapat hubungan yang positif antara X1 dan Y serta X2 dan Y (3) X1 dan X2 terdapat hubungan bersamaan dengan Y.