Disertasi
Model keberhasilan akademik mahasiswa: kesejahteraan sekolah dan literasi digital akademik dimoderasi intoleransi terhadap ketidakpastian / Zainul Anwar
Abstrak
RINGKASAN Anwar Zainul (2023) Model Keberhasilan Akademik Mahasiswa Kesejahteraan Sekolah dan Literasi Digital Akademik Dimoderasi Intoleransi Terhadap Ketidakpastian. Disertasi Program Studi Psikologi Pendidikan. Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Fattah Hanurawan M. Si. M. Ed. (2) Dr. Tutut Chusniyah M. Si. (3) Ninik Setiyowati M. Psi. Ph. D. Kata Kunci keberhasilan akademik kesejahteraan sekolah literasi digital akademik intoleransi terhadap ketidakpastian mahasiswa Mahasiswa yang belajar di Perguruan Tinggi dituntut memiliki kapasitas psikologi yang baik seperti motivasi penyesuaian diri pengaturan diri dan keterampilan umum akademik agar berhasil secara akademik. Namun kenyataannya masih ada mahasiswa yang terlambat bahkan gagal menyelesaikan studi karena berbagai masalah yang dihadapi. Oleh karena itu penting untuk memahami prediktor psikologis yang mempengaruhi keberhasilan akademik mahasiswa. Secara umum tujuan studi ini untuk mengetahui pengaruh kesejahteraan sekolah dan literasi digital akademik terhadap keberhasilan akademik mahasiswa dengan intoleransi terhadap ketidakpastian sebagai moderator. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan menguji hubungan beberapa variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil kajian itu kemudian diajukan sebagai model teoritik untuk melihat pengaruh antar variabel penelitian dan mengumpulkan bukti apakah model yang dirancang telah layak dan fit secara empirik. Populasi penelitian adalah mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta di kota Malang. Sampel penelitian menggunakan probability sampling dengan teknik multi stage cluster random sampling berdasarkan kecamatan yang ada di kota Malang. Subjek penelitian terdiri dari 550 mahasiswa berusia antara 18 ndash 24 tahun. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa skala kesejahteraan sekolah skala literasi digital akademik skala intoleransi terhadap ketidakpastian dan skala keberhasilan akademik. Keempat skala ini merupakan hasil adaptasi yang memiliki validitas dan reliabilitas konstruk memadai berdasarkan confirmatory factor analysis (CFA). Validitas dan reliabilitas konstruk skala kesejahteraan sekolah nilai loading factor (0.715 ndash 0.876) Cronbach s alpha (0.914) Composite reliability (0.958) dan average variance extracted (0.589). Skala literasi digital akademik nilai loading factor (0.742 ndash 0.906) Cronbach s alpha (0.908) Composite reliability (0.934) dan average variance extracted (0.640). Skala intoleransi terhadap ketidakpastian nilai loading factor (0.635 ndash 0.760) Cronbach s alpha (0.836) Composite reliability (0.863) dan average variance extracted (0.513). Skala keberhasilan akademik nilai loading factor (0 716 ndash 0 959) Cronbach s alpha (0.870) Composite reliability (0.975) dan average variance extracted (0.637). Data penelitian dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan sofware SmartPLS versi 4 untuk melakukan uji ketepatan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model teoritis keberhasilan akademik mahasiswa terbukti secara empiris dengan nilai Goodness of Fit (0.156). Lebih datail hasil penelitian ditemukan (1) kesejahteraan sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan akademik mahasiswa dengan arah positif (p values 0.014) (2) literasi digital akademik berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan akademik mahasiswa dengan arah positif (p values 0.002) (3) intoleransi terhadap ketidakpastian berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan akademik mahasiswa dengan arah negatif (p values 0.001) (4) intoleransi terhadap ketidakpastian tidak signifikan dalam memoderasi pengaruh kesejahteraan sekolah terhadap keberhasilan akademik mahasiswa (p values 0.709) (5) intoleransi terhadap ketidakpastian tidak signifikan dalam memoderasi pengaruh literasi digital akademik terhadap keberhasilan akademik mahasiswa (p values 0.107). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intoleransi terhadap ketidakpastian tidak signifikan dalam memoderasi untuk memperkuat atau memperlemah antara variabel eksogen terhadap variabel endogen hal ini menjadi temuan penelitian yang penting untuk dikaji lebih lanjut. Diduga ada faktor lain yang mempengaruhi respon mahasiswa terhadap intoleransi terhadap ketidakpastian seperti faktor budaya dan faktor keyakinan namun tidak diujikan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini berimplikasi secara teoritis maupun secara praktis. Secara teoritis berimplikasi terhadap pengembang teori keberhasilan akademik berdasarkan perspektif psikologi. Sedangkan implikasi secara praktis hasil penelitian pada civitas akademik seperti mahasiswa dosen dan lembaga perguruan tinggi untuk lebih memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan akademik mahasiswa sehingga dapat menyiapkan program-program yang dapat meningkatkan keberhasilan akademik mahasiswa.