Skripsi
Analisis kesalahan dalam menyelesaikan permasalahan pengolahan data berdasarkan teori watson pada kelas V SDN Pisangcandi 1 Malang / Yasmin Mu\'taz
Abstrak
Analisis kesalahan adalah penyelidikan terhadap suatu bentuk penyimpangan yang disebabkan oleh kekeliruan dalam penyelesaian suatu masalah (jawaban peserta didik). Analisis dalam penelitian ini ditinjau dari jenis kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal pengolahan data yang sudah dipelajari oleh kelas V SD. Kesalahan peserta didik akan dianalisis menggunakan kategori kesalahan berdasarkan teori Watson. Kategori Watson adalah suatu kategori yang dapat digunakan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam mengerjakan soal kategori Watson meliputi (i) data tidak tepat (ii) prosedur tidak tepat (iii) data hilang (iv) kesimpulan hilang (v) konflik level respon (vi) manipulasi tidak langsung (vii) masalah hirarki keterampilan dan (viii) selain ke-7 kategori di atas. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan pengolahan data 2) mendeskripsikan seberapa besar persentase kesalahan peserta didik dalam mengerjakan soal terkait pengolahan data dengan kategori kesalahan menurut teori Watson 3) menganalisis penyebab terjadinya kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan pengolahan data berdasarkan kategori kesalahan menurut teori Watson. Penelitian dilakukan menggunakan metode mixed method dengan subjek kelas V SDN Pisangcandi 1 Malang dengan jumlah peserta didik sebanyak 26 orang yang kemudian direduksi menjadi 6 peserta didik berdasarkan hasil tes tulis yang telah dianalis berdasarkan kategori kesalahan Watson untuk kemudian dilakukannya wawancara. Hasil penelitian analisis kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan permaslahan pengolahan data kelas V menunjukan persentase dari tiap kategori kesalahan (Watson) adalah data tidak tepat sebesar 17 1% prosedur tidak tepat sebesar 33 31% data hilang sebesar 18 9 kesimpulan hilang sebesar 4 5% konflik level response sebesar 34 21% manipulasi tidak langsung sebesar 8 1% masalah hierarki keterampilan sebesar 26 11% selain ketujuh kategori di atas sebesar 9%. Faktor penyebab terjadinya kesalahan umumnya dikarenakan peserta didik kurang memahami dari maksud dan perintah soal bingung dalam menentukan rumus penyelesaian dan kurang teliti dalam menghitung