Skripsi
Analisis penggunaan energi gedung kuliah bersama (GKB) Universitas Negeri Malang menggunakan edge building APP menuju net zero energy building / Praisela Virginia Elisabeth Symons
Abstrak
Dalam beberapa tahun terakhir konsep bangunan hemat energi telah menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi konsumsi energi dalam gedung. Net Zero Energy Building (NZEB) merupakan salah satu konsep inovatif untuk bangunan berkelanjutan karena kemampuannya untuk menghemat energi dan mengurangi emisi karbon secara bersamaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan energi dari Gedung Kuliah Bersama Universitas Negeri Malang (GKB UM) A19 terutama sebagai bangunan pendidikan dan kelayakannya dalam mencapai status Net Zero Energy Building. Hal ini dilakukan sebagai salah satu usaha untuk dapat memberikan peluang yang signifikan dalam mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) penggunaan energi biaya operasional energi bagi pemilik bangunan serta menciptakan lingkungan belajar yang unggul dan berwawasan lingkungan. Metode penelitian ini menggunakan aplikasi EDGE Building yang dikembangkan oleh IFC dalam mengidentifikasi strategi penghematan energi yang telah diterapkan dalam bangunan serta mengevaluasi sejauh mana status bangunan dalam mencapai status NZEB. Data-data bangunan sendiri diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan pengelola bangunan yang kemudian diolah dengan aplikasi EDGE yang tersedia secara online. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa berdasarkan analisis penggunaan energi dengan aplikasi EDGE diperoleh pengurangan energi yang signifikan karena parameter penghematan energi yang telah diterapkan pada bangunan yakni terdapat pengurangan sebesar 41.4% terhadap konsumsi energi gedung pada aspek HVAC 7.79% pada aspek pencahayaan dan 2.79% terhadap aspek energi terbarukan di lokasi sehingga efisiensi energi pada GKB A19 UM telah mencapai 51.96% dengan total 16 parameter penghematan energi yang telah diterapkan pada bangunan. Berdasarkan perhitungan juga diperoleh IKE sebesar 22 kWh/m2/tahun yang berada pada status top quartile berdasarkan Balai Besar Teknologi Konversi Energi. Namun masih terdapat energy performance gap antara IKE hasil perhitungan EDGE dengan IKE aktual bangunan karena metode perhitungan EDGE yang menggunakan metode quasi-steady-state yang tidak memperhitungkan aspek dinamis dari bangunan. Dalam konteks desain bangunan NZEB GKB A19 UM telah menerapkan desain-desain umum NZEB yang berpengaruh terhadap efisiensi energi bangunan seperti Rasio Luas Jendela dengan Luas Dinding yang menyumbang efisiensi energi sebesar 17.2% Ventilasi Alami yang menyumbang penghematan sebesar 12.89% serta Efisiensi Sistem Pendingin yang berkontribusi sebesar 5.84% terhadap penghematan energi. Berdasarkan standar EDGE Gedung Kuliah Bersama A19 Universitas Negeri Malang telah berstatus Zero Carbon Ready. Namun GKB A19 UM belum dapat mencapai keseimbangan NZEB karena pasokan EBT di lokasi belum dapat memenuhi kebutuhan energi bangunan.