Skripsi
Evaluasi praktik kerja industri di SMK Negeri 1 Sidoarjo jurusan DPIB dan TKP / Nur Amalina Astri Tumala
Abstrak
Evaluasi adalah tahapan yang saling berkaitan dengan kegiatan pemantauan atau monitoring hal ini dikarenakan kegiatan evaluasi dapat memanfaatkan data yang disediakan melalui kegiatan monitoring. Kegiatan evaluasi praktik kerja industri dilakukan untuk melihat permasalahan yang muncul selama pelaksanaan praktik kerja industri. Masalah yang ditemukan saat melaksanakan praktik kerja industri yaitu ditemukannya peserta didik yang tidak masuk saat praktik kerja industri terjadi masalah di tempat praktik kerja industri berpindah tempat praktik kerja industri pemberian beban tugas yang tidak sesuai dengan kompetensi siswa serta tidak sesuai dengan materi yang telah dipelajari di sekolah. Oleh sebab itu tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui evaluasi pelaksanaan praktik kerja industri mulai dari evaluasi input proses dan output. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dari tiap aspeknya. Metode penelitian termasuk dalam deskriptif kuantitatif menggunakan evaluasi model IPO (Input Proses Output). Populasi pada penelitian ini yaitu siswa kelas XII jurusan DPIB dan TKP SMK Negeri 1 Sidoarjo dengan pengambilan sampel sebanyak 93 siswa dengan pembagian angket. Seluruh data angket diolah menjadi kualitas yang dibutuhkan. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan kualitas tiap aspeknya pada evaluasi praktik kerja industri yaitu kualitas input sebesar 72 60% masuk kedalam indikator baik. Kualitas proses sebesar 69 99% yang masuk kedalam kategori baik. Dan kualitas output sebesar 73 52% yang masuk dalam kategori baik. Namun ada beberapa indikator yang masuk dalam kategori kurang dan cukup. Pada aspek kualitas input terdapat pada indikator pembekalan dan pelatihan kemampuan viii teknis sebesar 54 65% dengan kategori kurang. Pada aspek kualitas proses terdapat pada variabel kompetensi peserta didik sebesar 64 73% dengan kategori cukup. Pada aspek kualitas output terdapat pada indikator penilaian skill setelah pelaksanaan praktik kerja industri sebesar 58 87% dengan kategori cukup.