Skripsi
Analisis pola asuh orang tua pada keterampilan komunikasi anak tunarungu jenjang SDLB di Kota Malang / ISYUK DUWIH PIRANTI
Abstrak
Bagi anak tunarungu orang tua adalah sosok yang menjadi panutan dalam belajar berperilaku sehingga orang tua memiliki peran yang penting dalam perkembangan anaknya. Anak tunarungu dengan keterbatasan yang dimilikinya membutuhkan dukungan dan arahan yang tepat dari orang tua untuk pengembangan diri dan kemandirian anak. Perkembangan bahasa pada anak tunarungu yang mengalami keterlambatan berdampak pada kemampuan atau keterampilan berkomunikasinya. Secara umum komunikasi anak tunarungu dibagi menjadi komunikasi verbal dan non verbal yang memiliki karakteristik masing-masing. Penelitian ini memiliki tujuan (1) mendeskripsikan karakteristik pola asuh orang tua anak tunarungu (2) mendeskripsikan karakteristik keterampilan komunikasi anak tunarungu (3) mendeskripsikan prevalensi pola asuh orang tua berkaitan dengan keterampilan komunikasi anak tunarungu dan (4) mendeskripsikan rekomendasi model pola asuh orang tua yang efektif untuk menunjang keterampilan komunikasi anak tunarungu. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket wawancara dan observasi dengan melibatkan 61 orang tua sebagai responden pola asuh dan guru kelas tunarungu SDLB sebagai narasumber keterampilan komunikasi. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan demokratis memiliki persentase paling tinggi sebesar 71 92 % dibandingkan pola asuh otoriter dan permisif. Ketiga pola asuh membentuk keterampilan komunikasi yang baik pada anak tunarungu yakni keterampilan komunikasi total. Kesimpulan dari penelitian inisetiap model pola asuh memiliki karakteristik masing-masing dan pola asuh demokratis menjadi rekomendasi pengasuhan yang efektif karena menciptakan pengasuhan yang hangat tanggap dengan segala kebutuhan anak. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah menambahkan variabel lain di dalamnya dengan mempertimbangkan aspek-aspek yang mendukung penelitian. Dengan demikian akan didapatkan hasil kecenderungan penelitian yang lebih rinci dan optimal.