Tugas Akhir
Optimisasi proses pengelasan untuk pencegahan gagal uji tarik pada komponen bogie di PT. INKA: studi terhadap pengaruh variabel sudut kampuh dan kuat arus / Muhammad Fatikh Al-ghifari
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses pengelasan gunamencegah kegagalan uji tarik pada komponen bogie di PT.INKA (Persero). Fokuspenelitian melibatkan variasi sudut kampuh (40 deg 65 deg dan 90 deg ) dan kuat arus(200A 225A dan 250A) dalam proses pengelasan GMAW . Tujuan utama adalahmemahami pengaruh kombinasi sudut kampuh dan kuat arus terhadap kekuatantarik dan insiden kegagalan uji tarik pada spesimen uji.Data hasil pengujianmenunjukkan bahwa sudut kampuh memiliki pengaruhsignifikan terhadap kekuatan tarik. Sudut 90 deg mencapai kekuatan tarik tertinggisebesar 493 8 MPa sedangkan sudut kampuh 40 deg menunjukkan kekuatan tarikterendah 360 23. Hasil ini dihasilkan melalui variasi kuat arus 250A yangmenghasilkan kekuatan tarik optimal dengan persentase kegagalan uji tarik sebesar50%. Sebaliknya sudut kampuh 40 deg dan kuat arus 250A menunjukkan kegagalanuji tarik 100% sementara sudut kampuh 90 deg dan kuat arus 250A menunjukkaninsiden kegagal an uji tarik sebesar 0%.Analisis statistik menggunakan ANOVA Two Ways menunjukkan bahwaperbedaan antar sudut kampuh secara signifikan dengan nilai signifikansi kurangdari 0 05. Namun kuat arus dan interaksi antara sudut kampuh dan kuat arus tidakmenunjukkan signifikansi statistik. Hal ini menunjukkan bahwa kuat arus tidakmemberikan pengaruh yang signifikan terhadap kekuatan tarikPenelitian ini memberikan rekomendasi untuk mempertimbangkan sudutkampuh sebagai faktor kritis dalam proses pengelasan guna mencapai kekuatantarik optimal. Kesimpulan ini diharapkan dapat membantu PT.INKA meningkatkankualitas produk dan efisiensi produk si serta memberikan kontribusi padaperkembangan industri perkeretaapian di Indonesia.