Skripsi
Analisis pengaruh parameter pemesinan grinding menggunakan variasi pendinginan terhadap kekasaran permukaan dan kekerasan pada titanium ti-6al-4v / Mohammad Akbar Syawaludin
Abstrak
Bidang mekanik dan pemesinan tengah dihadapkan pada tuntutan untuk terus berkembang seiring dengan kemajuan industri yang semakin pesat yang bertujuan untuk menghasilkan produk berkualitas guna memenuhi kebutuhan manusia. Mesin grinding dinilai solusi yang efektif karena dikhususkan untuk tahapan akhir yang memerlukan tingkat kehalusan yang tinggi. Tujuan proses pemesinan ini adalah untuk menentukan parameter dan variasi pendinginan terhadap kekasaran permukaan dan kekerasan bermaterial Ti-6Al-4V. Proses grinding menggunakan mesin precision surface grinding dengan grinding wheel speed sebesar (3000 rpm) cutting speed (150 200 250 mm/min) depth of cut (0 02 0 04 0 06 mm) dangan media pendinginan dry nanofluid dan N2-nanofluid. Hasil analisis parameter cutting speed depth of cut dan variasi pendinginan berpengaruh terhadap kekasaran permukaan dan kekerasan. Nilai kekasaran permukaan terbaik pada parameter cutting speed 250 mm/min dan depth of cut 0 06 mm sebesar 0 16 ( micro m) sedangkan untuk nilai kekerasan tertinggi sebesar 375 1 Kg/mm shy shy shy 2 pada parameter cutting speed 250 mm/min dan depth of cut 0 06 mm menggunakan variasi pendinginan N2-nanofluid. Cairan pendinginan N2-nanofluid lebih berpengaruh pada hasil akhir kekasaran permukaan dibandingkan dengan pemesinan menggunakan pendinginan dry dan nanofluid N2-nanofluid sebagai pendinginan bermanfaat untuk meningkatkan permukaan akhir dan mengurangi suhu pemotongan dan keausan pahat selama proses pemesinan. Variabel yang mempengaruhi kekasaran permukaan dalam proses surface grinding pada material Ti-6Al-4V merupakan cutting speed depth of cut dan variasi cairan pendinginan kesimpulannya meningkatnya cutting speed dan depth of cut menyebabkan nilai kekasaran permukaan menurun dan nilai kekerasan semakin tinggi.