Skripsi
Pengaruh perceived ease of use, perceived usefulness, perceived risk terhadap repurchase intention melalui e-satisfaction pada pengguna shopeepay paylater di kota malang / Baruna Firjatullah
Abstrak
Paylater mulai banyak bermunculan dan dikembangakan oleh platform digital yang berkerjasama dengan pihak ketiga (third party) sebagai penyedia layanan cicilan paylater. Faktor yang dapat memengaruhi repurchase intention (niat pembelian kembali) adalah perceived ease of use (persepsi terhadap kemudahan penggunaan) perceived usefulness (persepsi kebermanfaatan) perceived risk (persepsi resiko) yang juga berkaitan dengan e-satisfaction (kepuasan elektronik). Penelitian yang penulis jalankan bertujuan untuk mengetahui tentang apakah pengaruh perceived ease of use perceived usefulness perceived risk yang dimediasi oleh e-satisfaction dapat mempengaruhi repurchase intention pada pengguna Shopeepay. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan deskriptif explanatory dan metode pengisian kuesioner. Data penelitian diperoleh dari 250 responden. Pengolahan data dijalankan dengan memakai software SmartPLS. Data dianalisis dengan analisis deskriptif outer model inner model dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini adalah perceived ease of use tidak memberikan pengaruh terhadap e-satisfaction. Perceived usefulness memberikan pengaruh signifikan terhadap e-satisfaction. Perceived risk memberikan pengaruh signifikan terhadap e-satisfaction. Perceived ease of use memberikan pengaruh terhadap repurchase intention. Perceived usefulness tidak memberikan pengaruh terhadap repurchase intention. Perceived risk tidak memberikan pengaruh terhadap repurchase intention. Repurchase intention memberikan pengaruh poisitif dan signifikan terhadap e-satisfaction melalui perceived ease of use perceived usefulness perceived risk. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini memberikan saran kepada PT. Shopee International Indonesia diharapkan bisa mengetahui apa saja yang diinginkan serta dibutuhkan oleh para pengguna layanan sehingga menimbulkan repurchase intention secara berkelanjutan. PT. Shopee International Indonesia juga harus memperhatikan apa saja yang mempengaruhi e-satisfaction sehingga para pengguna layanan puas menggunakan Shopeepay Paylater.