Disertasi
Analisis capaian pembelajaran berdasarkan SN dikti dan aptari melalui bahan kajian rujukan iai terhadap kompetensi building information modeling untuk Perguruan Tinggi Swasta di Jawa Timur / Annisa\' Carina
Abstrak
Adanya laju pertumbuhan konstruksi secara otomatis akan memerlukan jumlah tenaga kerja berkompeten dengan jumlah yang banyak pula. Kemajuan teknologi mengubah cara arsitek dalam mendesain. Penggunaan media presentasi desain berevolusi dari yang semula secara manual dengan kertas penggaris dan pena menjadi desain yang tersimpan dalam memori digital berupa perangkat lunak. Konsekuensi dari kemajuan teknologi di revolusi industri 4.0 dalam pendidikan arsitektur adalah mengembangkan ilmu pengetahuan digital ke dalam kurikulum pendidikan arsitektur. Pengembangan pembelajaran BIM di tingkat perguruan tinggi di Indonesia sangatlah dibutuhkan untuk memenuhi permintaan dunia konstruksi di revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi terhadap perbaikan kurikulum dengan penambahan kompetensi BIM dalam pembelajaran. Pembentukan kompetensi BIM dilakukan dengan menganalisis capaian pembelajaran dan bahan kajian yang sesuai dengan kompetensi BIM dimensi 5D. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melakukan studi literatur dan studi pendahuluan selanjutnya melakukan perumusan masalah dan tujuan penelitian selanjutnya melakukan kerangka konseptual selanjutnya menyusun kuisioner selanjutnya melakukan uji validitas dan reliabilitas untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen penelitian selanjutnya menyebarkan kuisioner kepada sampel penelitian selanjutnya dilakukan pengolahan data menggunakan SmartPLS 4 untuk memperoleh analisis data dan hasil penelitian tersebut ditarik kesimpulan dari hasil penelitian yang digunakan sebagai rekomendasi perbaikan kurikulum program studi arsitektur pada perguruan tinggi swasta di Jawa Timur. Hasil penelitian menghasilkan tahapan penyusunan kurikulum Program Studi Arsitektur untuk pembentukan matakuliah kompetensi BIM dimensi 5D dihasilkan (1) penetapan profil lulusan dan perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Capaian pembelajaran dibentuk dari SN Dikti dan asosiasi bidang ilmu yang mendeskripsikan capaian pembelajaran sesuai dengan level KKNI untuk sarjana (2) penetapan bahan kajian. Bahan kajian ditetapkan dari asosiasi/konsorsium sesuai bidang keilmuan dan dipilih kompetensi yang sesuai matakuliah yang akan dibentuk berdasarkan SKKNI sehingga lulusan dapat memiliki keahlian untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja (3) pembentukan mata kuliah (4) penyusunan matriks organisasi mata kuliah dan peta kurikulum. Kompetensi BIM dimensi 5D dalam penelitian ini dihasilkan dari capaian pembelajaran rujukan SN Dikti pada aspek sikap yaitu (1) sikap tanggung jawab. Pada aspek keterampilan umum yaitu (1) keterampilan dalam mengambil keputusan (2) keterampilan berkolaborasi (3) keterampilan memimpin (4) keterampilan reflektif (5) keterampilan mendokumentasikan could dan manual. Capaian pembelajaran rujukan Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI) pada aspek pengetahuan yaitu (1) berfikir teoritis tentang arsitektur perancangan arsitektur estetika sistem struktur dan utilitas bangunan. Pada aspek keterampilan khusus yaitu (1) keterampilan berkomunikasi terkait hasil rancangan dalam bentuk grafis tulisan dan model (2) keterampilan membuat solusi rancangan dan keputusan pilihan berdasarkan pertimbangan keilmuan arsitektur (3) keterampilan bersikap etis dan estetis komunikatif adaptif dan apresiatif. Bahan kajian yang dihasilkan dari rujukan Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) yaitu desain perancangan struktur bangunan dan manajemen proyek. Model penyusunan kompetensi BIM dimensi 5D ini dapat diterapkan sebagai suatu mata kuliah dalam kurikulum perguruan tinggi untuk program studi arsitektur.