Skripsi
Analisa peramalan beban puncak menggunakan metode single exponential smoothing pada PT. PLN (Persero) ULP Krian Sidoarjo / Rizal Gilang Rachmawan
Abstrak
Energi listrik merupakan sumber energi utama dalam kehidupan sehari ndash hari untuk melakukan berbagai aktivitas. Seiring dengan bertambahnya jumlah pelanggan dan penerima dari waktu ke waktu cenderung mengalami peningkatan pada besarnya sumber energi listrik.Peramalan beban listrik merupakan peran penting dalam perencanaan dan pengelolahan sumber daya listrik. Hal tersebut diperlukan supaya tidak ada angka kerugian dari pihak PLN maupun pihak konsumen. Pertumbuhan beban energi listrik terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu peningkatan kebutuhan manusia juga berpengaruh dalam pertumbuhan beban listrik. Tujuan dari peramalan beban listrik agar permintaan dari pelanggan dan penyediaan tenaga listrik pada PT.PLN tetap terpenuhi dan seimbang. Penelitian ini untuk menganalisa peramalan beban puncak jangka pendek untuk di masa yang akan datang. Metode pada peramalan ini menggunakan metode Single Exponential Smoothing (SES) hal ini di karenakan pada pengumpulan dataset dari PT.PLN (Persero) Krian Sidoarjo menggunakan data beban puncak setiap 30 menit selama periode 14 hari. Dari dataset tersebut dapat di Analisa bahwa pola data menunjukkan pola yang stasioner atau stabil pola data tersebut sesuai dengan metode Single Exponential Smoothing (SES) yang digunakan peramalan beban jangka pendek. Dari 100% data dilakukan pembagian dataset 70% sebagai training dan 30% sebagai data testing pengujian data menggunakan parameter Alpha ( alpha ) dengan nilai 0.1 0.3 0.5 dan 0.9. Selanjutnya hasil dari peramalan tersebut dihitung untuk menentukan peramalan dan akurasinya menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Dari pengujian data training didapat hasil parameter alpha alpha 0.1 sebesar 0.2804% alpha 0.3 sebesar 0.1698% alpha 0.5 sebesar 0.1279% alpha 0.9 sebesar 0.0971%. Parameter yang sesuai adalah alpha 0.9 dengan nilai persentase error yang paling kecil maka data testing dengan 192 dataset menggunakan parameter alpha alpha 0.9 dengan hasil indeks evaluasi MSE sebesar 4018.3 dan indeks evaluasi MAPE sebesar 0.1652%. Sehingga didapatkan hasil peramalan selanjutnya dengan nilai sebesar 243.05 (MW).