Skripsi
Pemodelan kolam retensi sebagai alternatif tampungan air limpasan pada sistem drainase Graha Tirta Kota Malang / Muchid Murtadho
Abstrak
Jumlah penduduk di Kota Malang dalam sepuluh tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang signifikan yang berdampak pada perubahan penggunaan lahan di kompleks Graha Tirta Kota Malang telah menyebabkan masalah limpasan air. Masalah ini timbul karena kawasan tersebut tidak memiliki saluran drainase yang memadai untuk menampung air hujan yang berlimpah. Akibatnya saat terjadi hujan tanggal 8 April 2022 (kelsumbersari.malangkota.go.id) saluran drainase tidak mampu menampung. Tujuan dalam penelitian yang pertama mengetahui besar debit limpasan yang terjadi di kawasan Kompleks Graha Tirta Kota Malang kedua mengetahui kemampuan tampungan drainase eksisting pada saat hujan maksimumnya ketiga mengetahui evaluasi kinerja drainase eksisting dan keempat mencari alternatif penyelesaian masalah dari evaluasi kinerja drainase eksisting. Studi penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengamatan langsung di lokasi. Analisis hidrologi melibatkan perhitungan curah hujan rencana menggunakan Distribusi Log Pearson III intensitas curah hujan dengan Persamaan Mononobe debit rencana dengan Metode Rasional debit buangan limbah domestik dan debit luar kawasan. Analisis hidrolika menggunakan Persamaan Manning untuk mengetahui evaluasi penampang pada saluran drainase kemudian dilakukan simulasi mengguakan software HEC RAS 4.0 untuk memvalidasi hasil analisis secara manual. Hasil penelitian sesuai tujuan yang di paparkan didapatkan pertama debit limpasan pada kawasan Kompleks Graha Tirta periode kala ulang 10 tahun sebesar 0 0326 meter kubik per detik kedua terdapat 14 saluran drainase dari total 119 saluran drainase di Graha Tirta mengalami luapan air yang diakibatkan saat terjadi curah hujan maksimum tidak dapat menampung debit banjir ketiga debit terbesar terjadi pada saluran G5 G6 dengan debit hidrolika sebesar 0 430 meter kubik per detik dan debit hidrologi sebesar 1.436 meter kubik per detik serta debit yang meluap sebesar 1 006 meter kubik per detik dan keempat alternatif solusi yang dapat dilakukan dengan direncanakan kolam retensi seluas 50 meter persegi dengan panjang 10 meter dan lebar 5 meter kedalaman total rencana 3 meter untuk kedalaman dasar kolam 2 meter dan tinggi jagaan 1 meter kapasitas volume rencana 100 meter kubik didapatkan selisish sebesar 70 23 meter kubik.