Tesis
Pengembangan modul elektronik menulis skenario film bertema kewirausahaan untuk mahasiswa sinematografi / Holy Fikriya Luqis
Abstrak
Mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Indonesia yang memilih peminatan sinematografi diharuskan menyelesaikan mata kuliah wajib Menulis Skenario Film. Dalam menulis skenario dibutuhkan keterampilan mengembangkan ide tokoh alur latar dan dialog karena skenario menjadi pedoman semua kru film dan aktor. Pikiran dan mata penulis skenario adalah logika kamera. Penulis skenario harus memikirkan unsur sinematik saat menulis skenario film karena skenario film ditulis untuk ditayangkan dalam bentuk film. Oleh karena itu untuk memaksimalkan pembelajaran menulis skenario film perlu dikembangkan modul elektronik Penelitian dan pengembangan ini untuk (1) menghasilkan bahan ajar berupa modul elektronik untuk menulis skenario film bertemakewirausahaan dan (2) menghasilkan panduan penggunaan modul elektronik untuk menulis skenario film bertemakewirausahaan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan. Tahap pengembangan meliputi (1) pendefinisian modul elektronik menulis skenario film bertema kewirausahaan (2) perancangan modul elektronik menulis skenario film bertema kewirausahaan (3) pengembangan modul elektronik menulis skenario film bertema kewirausahaan dan (4) penyebarluasan modul elektronik menulis skenario film bertema kewirausahaan. Data penelitian dan pengembangan ini adalah (1) data kualitatif yang didapat dari angket survei pengalaman menonton wawancara dosen pengampu mata kuliah Menulis Skenario Film wawancara mahasiswa dan observasi kelas. (2) Data kuantitatif didapat dari lembar validasi ahli angket penilaian dari mahasiswa dan skor menulis mahasiswa. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa (1) keterbatasan waktu kuliah membuat mahasiswa harus belajar mandiri sehingga dibutuhkan bahan ajar yang mendukung (2) dirancang modul elektronik untuk menulis skenario film bertema kewirausahaan dengan genre drama menggunakan strategi pengembangan alur penyelesaian berperspektif ganda (3) uji validasi dari ahli film memperoleh hasil 86 5% validasi dari ahli pembelajaran sinematografi memperoleh hasil 84 1% validasi dari ahli desain bahan ajar digital memperoleh hasil 89 6% rata-rata skor menulis mahasiswa sebelum diberi perlakuan adalah 61 5 dan setelah diberi perlakuan menjadi 76 1. Hal tersebut menandakan adanya perubahan yang signifikan. Hasil penilaian modul elektronik dari mahasiswa memperoleh hasil 81 8%. Persentase yang diperoleh termasuk kategori sangat layak dan siap implementasi. (4) Modul elektronik disebarluaskan kepada mahasiswa sinematografi atau penulis skenario film serta diunggah pada jurnal terindeks sinta 3. Berdasarkan hasil uji validasi ahli dan uji terbatas modul elektronik ini sangat layak untuk diimplementasikan. Namun masih perlu dikembangkan lebih lanjut pada bagian materi dan penyajian. Pada bagian materi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan tema skenario film lainnya. Pada bagian penyajian dapat dikembangkan aplikasi khusus untuk menulis skenario film hingga finalisasi dan memudahkan pembaca saat mencari halaman yang diinginkan. Dengan demikian modul elektronik menulis skenario film bertema kewirausahaan dapat menjadi bahan ajar yang praktis efektif dan efiseien untuk membantu mahasiswa belajar secara mandiri.