Skripsi
Potensi bioherbisida ekstrak oxalis articulata terhadap daya hambat pertumbuhan gulma daun lebar (ageratum conyzoidez) dan tanaman tomat (lycopersicon esculentum) / Karmila Sari
Abstrak
Tanaman tomat adalah komoditas holtikultura yang bernilai ekonomi tinggi sehingga budidaya tanaman tomat perlu diperhatikan. Faktor yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman tomat adalah pengendalian gulma Bandotan. Pengendalian gulma Bandotan dapat dilakukan dengan bioherbisida dari ekstrak infusa Oxalis articulata yang diduga memiliki kandungan senyawa alelokimia. Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan senyawa alelokimia ekstrak Oxalis articulata serta mengetahui pengaruhnya dalam menghambat daya tumbuh tanaman tomat dan gulma Bandotan. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dua faktorial dengan duabelas macam perlakuan dan tiga ulangan. Parameter pertumbuhan yang diamati adalah pertambahan tinggi tanaman persentase hidup jumlah daun berat basah serta kerusakan tanaman tomat dan gulma Bandotan. Senyawa alelokimia yang terkandung pada ekstrak infusa Oxalis articulata adalah flavonoid terpenoid tanin dan saponin. Permberian bioherbisida dari ekstrak Oxalis articulata dengan metode ekstraksi infusa sampel basah maupun sampel kering berpengaruh terhadap daya hambat pertumbuhan tanaman tomat dan gulma Bandotan. Seluruh konsentrasi bioherbisida dari Oxalis articulata berpengaruh terhadap pertambahan tinggi tanaman jumlah daun persentase hidup berat basah dan kerusakan tanaman baik tanaman tomat dan maupun gulma Bandotan.