Skripsi
Pengaruh penerapan model pembelajaran problem solving berbasis daring berbantuan LMS edlink terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMK Brantas Karangkates / Aldimas Rosmaulana Suha
Abstrak
Penelitian ini dimaksudkan untuk menilai dampak penerapan model pembelajaran Problem Solving berbasis daring dengan bantuan LMS Edlink terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi dasar-desain komunikasi visual. Dalam penelitian ini variabel independen merupakan penerapan model pembelajaran Problem Solving berbantuan LMS dan variabel dependennya adalah kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment). Kemudian populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK Brantas Karangkates yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas X DKV 1 dan kelas X DKV 2. Jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 64 siswa. Sampel tersebut terbagi menjadi dua kelompok di mana kelas X DKV 1 berperan sebagai kelompok eksperimen dengan 32 siswa sedangkan kelas X DKV 2 berfungsi sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa yang sama. Kelompok eksperimen diberikan tindakan menerapkan model pembelajaran Problem Solving dengan bantuan LMS Edlink sementara kelompok kontrol menerapkan modelapembelajaranadirect instruction melalui metodeaceramahadan penugasan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t dengan bantuan aplikasi SPSS 25.0 yang sebelumnya digunakan dalam uji prasyarat. Uji prasyarat tersebut mencakup uji normalitas uji homogenitas dan uji kesamaan dua rata-rata. Instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pretest-posttest berbentuk esai dirancang untuk menilai kemampuan berpikir kritis siswa disesuaikan dengan memperhatikan indikator yang relevan. Hasil pengolahan dataadianalisisadengan menerapkan metodeastatistik deskriptif. Hasilaanalisisadata menyatakan bahwa pada awalnya kelas eksperimen memiliki rata-rata kemampuan sebesar 60 72 dan kelas kontrol memiliki rata-rata 56 81. Setelah mengikuti pembelajaran kelas eksperimen menunjukkan peningkatan pada kemampuan akhir dengan nilai rata-rata sebesar 75 88 yang lebih baik dibandingkanakelasakontrolaayang mencapai 66 52. Uji-t untuk kemampuan akhir siswa menghasilkan nilai signifikan sebesar 0 00 di mana Sig (2-tailed) lt 0 05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima menyiratkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Solving berbantuan LMS Edlink dibandingkan dengan metode pembelajaran ceramah dan penugasan pada siswa kelas X DKV di SMK Brantas Karangkates.