UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Originality problem seeking mahasiswa laki-laki dalam menyelesaikan masalah numerasi / Hana Puspita Eka Firdaus

Firdaus, Hana Puspita Eka Firdaus - Nama Orang;

Abstrak
Firdaus Hana Puspita Eka. 2023. Originality Problem Seeking Mahasiswa Laki-Laki dalam Menyelesaikan Masalah Numerasi. Disertasi Program Studi S3 Pendidikan Matematika Departemen Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Abdur Rahman As rsquo ari M.Pd M.A (II) Dr. Sukoriyanto M.Si. (III) Dr. Makbul Muksar M.Si Kata Kunci originality problem seeking numerasi Penelitian diawali dengan fenomena ditemukannya dua mahasiswa laki-laki yang menunjukkan originality problem seeking. Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa originality problem seeking cenderung dilakukan oleh mahasiswa perempuan. Berdasarkan fenomena tersebut perlu digali originality problem seeking serta faktor yang menyebabkan mahasiswa laki-laki menunjukkan originality problem seeking ketika menyelesaikan masalah numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan originality problem seeking serta faktor yang menyebabkan mahasiswa laki-laki menunjukkan originality problem seeking ketika menyelesaikan masalah numerasi. Originality problem seeking mahasiswa laki-laki ketika menyelesaikan masalah numerasi akan digali melalui kemampuan mengidentifikasi informasi yang dibutuhkan menentukan parameter masalah dan identifikasi yang sesuai dengan bentuk masalah yang akan diselesaikan berdasarkan bentuk masalah. Faktor yang menyebabkan mahasiswa laki-laki menunjukkan originality problem seeking ketika menyelesaikan masalah numerasi digali melalui tiga aspek yaitu aspek mahasiswa aspek tipe masalah yang diberikan dan aspek metode mengajar dosen. Aspek mahasiswa terkait pengalaman mahasiswa pengetahuan mahasiswa dan kepercayaan diri. Aspek kedua yaitu tipe masalah yang diberikan kepada mahasiswa dan aspek ketiga yaitu metode mengajar dosen apakah pengajaran tradisional (tidak terarah) pengajaran mengarah pada pemaksimalan munculnya originality atau pengajaran hanya mengarah pada memaksimalkan munculnya ide. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pemilihan subjek diawali dengan memberikan masalah numerasi kepada 58 mahasiswa yang terdiri dari 13 laki-laki dan 45 perempuan. Hasil penyelesaian masalah numerasi menunjukkan terdapat 2 mahasiswa laki-laki yang menunjukkan originality problem seeking. Subjek pada penelitian ini adalah 2 mahasiswa laki-laki yang menunjukkan originality problem seeking ketika menyelesaikan masalah numerasi. Instrumen pada penelitian ini yaitu hasil penyelesaian masalah numerasi mahasiswa angket kepercayaan diri subjek lembar observasi kepercayaan diri subjek angket metode mengajar dosen dan pedoman wawancara. Angket kepercayaan diri subjek dan lembar observasi kepercayaan diri subjek untuk memperoleh informasi terkait kepercayaan diri subjek ketika menyelesaikan masalah numerasi. Angket metode mengajar dosen digunakan untuk memperoleh informasi tentang apakah metode mengajar dosen mengarah pada originality. Pedoman wawancara digunakan sebagai panduan dalam memperoleh informasi terkait pengetahuan pengalaman dan kepercayaan diri subjek ketika menyelsaikan masalah numerasi. Pedoman wawancara juga digunakan sebagai panduan untuk memperoleh informasi terkait metode mengajar dosen pengajar subjek. Hasil penelitian menunjukkan subjek 1 menggunakan pemikiran analogi karena melibatkan pengalaman untuk menyelesaikan masalah numerasi tentang tarif taksi. Sedangkan Subjek 2 tidak menggunakan pengalaman tetapi menggunakan pengetahuan dan informasi dari pengalaman orang lain untuk menghasilkan originality problem seeking. Subjek 2 juga menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi ketika menyelesaikan masalah numerasi. Faktor yang menyebabkan mahasiswa laki-laki menunjukkan originality problem seeking berdasar pada tiga aspek yaitu aspek mahasiswa aspek tipe masalah dan aspek metode mengajar dosen. Dari aspek mahasiswa faktor yang menyebabkan Subjek 1 menunjukkan originality problem seeking ketika menyelesaikan masalah numerasi adalah kepercayaan diri yang tinggi Subjek 1 menggunakan pengetahuan dan pengalamannya dalam menghasilkan originality problem seeking. Temuan penelitian pada aspek ini yaitu Subjek 1 menggunakan pemikiran analogi dalam menyelesaikan masalah numerasi. Subjek 2 tidak menggunakan pengalaman tetapi menggunakan pengetahuan dan informasi dari pengalaman orang lain untuk menghasilkan originality problem seeking. Subjek 2 juga menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi ketika menyelesaikan masalah numerasi. Oleh karena aspek mahasiswa hanya dimiliki dan ditunjukkan oleh kedua subjek saja maka aspek mahasiswa merupakan faktor intrinsik yang menyebabkan Subjek 1 dan Subjek 2 menunjukkan originality problem seeking ketika menyelesaikan masalah numerasi. Pada aspek tipe masalah yang diberikan kedua subjek menunjukkan originality problem seeking pada tipe masalah ill defined problem. Temuan penelitian pada aspek tipe masalah yaitu ketika memberikan masalah numerasi peneliti tidak memberikan batasan pada permasalahan yang diberikan. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan subjek bebas untuk menentukan parameter masalah pada masalah numerasi yang diberikan. Selanjutnya faktor yang menyebabkan hal ini terjadi adalah subjek 1 melibatkan pengalamannya ketika naik taksi pada permasalahan numerasi yang diberikan. Subjek 2 tidak memiliki pengalaman naik taksi tetapi menggunakan pengetahuan dan informasi dari pengalaman orang lain. Oleh karena itu kedua subjek menghasilkan problem seeking yang berbeda dengan mahasiswa yang lain. Aspek tipe masalah yang diberikan dan aturan pengerjaan diberikan serta diterapkan juga pada mahasiswa laki-laki yang lain sehingga aspek tipe masalah yang diberikan dan aturan pengerjaannya merupakan faktor ekstrinsik Subjek 1 dan Subjek 2 menunjukkan originality problem seeking ketika menyelesaikan masalah numerasi. Pada aspek metode mengajar dosen dua dosen pengajar matakuliah konten matematika berupaya memunculkan originality pada setiap proses pengerjaan hingga selesaian masalah matematika meskipun tipe masalah yang sering diberikan adalah tipe masalah well defined problem. Satu dosen yang lain tidak mementingkan originality dalam mengajar tetapi lebih mengutamakan pengkajian teori konten dari matematika SMA sekaligus memperkaya latihan soal melalui berbagai variasi soal termasuk masalah numerasi. Aspek metode mengajar dosen diterapkan juga pada mahasiswa yang lain sehingga aspek metode mengajar dosen merupakan faktor ekstrinsik Subjek 1 dan Subjek 2 menunjukkan originality problem seeking ketika menyelesaikan masalah numerasi.


Informasi Detail
DDC
Rd 513.5076 FIR o
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Matematika, 2023.
Deskripsi Fisik
xxi, 135 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00015/RD/24
Edisi
Desertasi (Pasca sarjana) - Universitas Negeri Malang 2023
Subjek
1. NUMERASI (MATEMATIKA) - PENCARIAN MASALAH
2. ORGINALITY PROBLEM SEEKING
3. NUMERATION (MATHEMATICS) - PROBLEM SEARCH

Pembimbing
1. Prof. Dr. H. Abdur Rahman As'ari, M.pd, M.a.;2. Dr. Sukoriyanto, M.si;3. Dr. Makbul Muksar, S.pd, M.si
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik