Skripsi
Pengembangan bahan ajar sejarah : situs kompleks percandian batujaya untuk siswa Kelas X SMA Widyagama Malang / Vensky Yuga Titisari Khansa
Abstrak
Sistem pendidikan di Indonesia terkhususnya sejarah tidak terlalu diminati dalam pembelajaran hal itu dikarenakan dianggapnya pelajaran sejarah sebagai pelajaran membosankan dan tidak menarik atau diletakkan pada jam setelah jam olahraga. Maka dari itu bahan ajar atau isi dari kurikulum perlu dikembangkan untuk menentukan bagaimana kriteria siswa siswi dalam ruang lingkup dan kompetensi yang cocok dengan kompetensi lulusan yang telah di tetapkan pada Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 19 tahun 2016 tentang Standar Kelulusan. Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut (1) Mengembangkan bahan ajar pembelajaran sejarah materi Kerajaan Hindu Buddha dengan sub-materi kerajaan Tarumanagara berdasarkan situs kompleks percandian Batujaya. (2) Mengenalkan kompleks Batujaya untuk siswa siswi di SMA Widyagama. (3) Meningkatkan hasil belajar siswa-siswi mengenai kerajaan Tarumanagara. Proses pengembangan bahan ajar e-suplement menggunakan metode ADDIE (Analysis Design Develop Implementation and Evaluation). Uji coba dilakukan di SMA Widyagama pada saat bersamaan yaitu hari Senin 17 Oktober 2022 Uji coba kelas kecil diikuti dengan 10 siswa dengan menunjukkan hasil bahwa penggunaan bahan ajar sejarah Situs Percandian Batujaya ini memiliki presentase sebesar 84 2%. Sementara untuk hasil uji coba kelas besar mendapatkan presentase sebesar 82 9% dari 17 siswa .