Skripsi
Analisis perhitungan embodied energy dan emisi karbon struktur kolom dengan teknik life cycle assessment (lca) ruang lingkup gate to construction menggunakan software openlca (studi kasus : proyek pembangunan gedung Fakultas Kedokteran gigi Universitas Brawijaya) / Muhammad Reza Pahlevi
Abstrak
Beton sebagai material konstruksi yang paling banyak digunakan dalam dunia konstruksi berkontribusi terhadap kurang lebih 2/3 dari total emisi CO2. Beberapa bahan lain seperti jaring pengaman poliamida dan aluminium hanya memiliki bobot yang relatif kecil ( lt 0 1%) selama tahap konstruksi (Hong 2014). Jenis konstruksi yang diindikasikan sebagai sumber penghasil emisi CO2 adalah bangunan gedung bertingkat tinggi (Lotfabadi 2014). Faktor yang memengaruhi emisi CO2 tersebut adalah banyaknya kebutuhan konsumsi energi yang digunakan untuk mengolah material beton. Selain itu bangunan gedung bertingkat tinggi memiliki volume pekerjaan beton yang besar sehingga akan berbanding lurus terhadap konsumsi energi yang digunakan (Budiman. dkk. 2018). Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Untuk mengetahui konsumsi energi yang digunakan pada daur hidup material beton struktur kolom lingkup gate to construction pada proyek pembangunan Gedung FKG UB menggunakan software OpenLCA (2) Untuk mengetahui emisi CO2 (karbondioksida) yang dihasilkan pada daur hidup material beton struktur kolom lingkup gate to construction proyek pembangunan Gedung FKG UB menggunakan software OpenLCA (3) Untuk mengetahui rekomendasi yang dapat diberikan sebagai upaya untuk mengurangi dampak emisi CO2 (karbondioksida) pada daur hidup material beton struktur kolom lingkup gate to construction proyek pembangunan Gedung FKG UB menggunakan software OpenLCA. Langkah-langkah analisis data penelitian antara lain (1) Melakukan studi literatur (2) Melakukan studi lapangan (3) Menentukan Dimensi dan Perhitungan Volume Struktur Kolom (4) Perhitungan Konsumsi Energi dan Emisi GRK Pada Emisi Primer dan Sekunder (5) Penerapan Life Cycle Assessment (LCA) Pada Struktur Kolom menggunakan software OpenLCA (6) Pembahasan terkait hasil kajian LCA analisis perbaikan untuk mengurangi besaran dampak yang dihasilkan dan memberikan rekomendasi. Hasil penelitian (1) Konsumsi energi listrik total sebesar 13 126 kWh dan bahan bakar minyak (BBM) total sebesar 0 00044086 TJ atau setara dengan 12 26 liter. (2) Emisi total CO2 (karbondioksida) yang dihasilkan sebesar 44 4 kg dengan persentase tahap distribusi paling tinggi sebesar 64% sedangkan persentase tahap distribusi sebesar 26% dan tahap produksi menghasilkan persentase paling rendah sebesar 10%. (3) Rekomendasi yang dapat diberikan adalah kontraktor memprioritaskan untuk menggunakan batching plant yang memiliki jarak paling dekat dengan proyek FKG UB dan PT. Varia Usaha Beton menggunakan biosolar untuk mengganti penggunaan bahan bakar solar pada kendaraan truck mixer.