Skripsi
Implementasi maximum difference extrem difference method (mdedm) dan supply selection method (SSM) pada initial basic feasible solution (ibfs) dalam masalah transportasi seimbang dan tidak seimbang / Ratih Damayanti
Abstrak
Masalah transportasi merupakan cabang dari riset operasi yang dapat diselesaikan dengan teknik pemrograman linear dan salah satu permasalahanya yaitu masalah pendistribusian barang dari beberapa sumber atau persediaan (supply) ke beberapa tujuan atau permintaan (demand) untuk meminimumkan biaya transportasi. Sehingga untuk menyelesaikan masalah transportasi diperlukan suatu metode khusus untuk menyelesaikannya yang bisanya dikenal dengan metode transportasi. Salah satu metode transportasi untuk mendapatkan solusi masalah transportasi yang optimal yaitu menentukan Initial Basic Feasible Solution (IBFS). Langkah menentukan IBFS hal penting dan signifikan karena solusi awal yang nantinya akan berpengaruh dengan solusi optimal. Sehingga seiring dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan akan semakin banyak juga peneliti yang menemukan metode baru untuk mendapatkan IBFS yang baik pada masalah transportasi. Metode baru tersebut diantaranya Maximum Difference Extreme Difference Method (MDEDM) dan Supply Selection Method (SSM). Sehingga tujuan penelitian ini adalah membandingkan kedua metode baru IBFS tersebut untuk menghasilkan biaya pendistribusian pada masalah transportasi yang lebih baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SSM memiliki hasil yang minimum yaitu pada masalah transportasi dengan data seimbang sebesar 465 dan tidak seimbang 1465 dan 965 dibandingkan dengan metode MDEDM didapatkan untuk data seimbang 473 sedangkan untuk data tidak seimbang 1520 dan 1065.