Tesis
Profil metabolic syndrome pada anak usia remaja di Pesantren Jawa Timur / Megawati
Abstrak
Indonesia memiliki prevalensi metabolic syndrome yang tinggi (13 3%) dari total populasi dan hal ini menjadi perhatian yang signifikan di kawasan ini. Metabolic sydnrome sering ditemukan pada subjek yang lebih muda dan memerlukan terapi yang kompleks. Yang penting gaya hidup sehari-hari yang sama ditemukan di pesantren dengan populasi remaja yang besar. Durasi hidup yang lama dengan asupan harian yang sama dapat meningkatkan perkembangan BMI menjadi obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil dasar sindrom metabolik pada remaja khususnya santri SMA di Pondok Pesantren Provinsi Jawa Timur Indonesia. Data dasar dari 200 siswa SMA ditujukan untuk mengukur tekanan darah individu kadar kolesterol total BMI kadar glukosa darah puasa kadar HDL kadar LDL dan kadar trigliserida dalam sirkulasi. Deteksi dini komplikasi metabolik yang terkait dengan perkembangan diabetes mellitus diukur dengan kit imunokromatografi aliran balik GAD65. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BMI tekanan darah sistolik dan diastolik berbeda signifikan pada subjek dengan gejala kelebihan berat badan-obesitas (p lt 0 01). Selain itu kadar HDL trigliserida kolesterol total dan kadar darah puasa dalam sirkulasi tidak berbeda secara signifikan antar kelompok. Menariknya sekitar 84 78% sampel terkonfirmasi positif GAD65. Kesimpulannya data non-klinis awal ini menemukan bahwa perkembangan pesat metabolic syndrome yang berkembang menjadi komplikasi metabolik tertentu di Pondok Pesantren dapat menjadi perhatian utama dalam manajemen asupan harian untuk mencegah peningkatan penyakit metabolik secara bertahap di usia yang lebih muda. Oleh karena itu kebijakan gizi dan program aktivitas fisik santri dapat menjadi sasaran utama terhadap metabolic sydnrome dan gangguan metabolik lainnya di lembaga Islami.