Skripsi
Nilai kearifan lokal tradisi beseprah dan belimbur erau adat kutai sebagai penguatan ketahanan budaya / Yuniarti Mellia Triana
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asal-usul dari Erau Adat Kutai pelaksanaan tradisi Beseprah dan Belimbur Erau Adat Kutai serta nilai kearifan lokal tradisi Beseprah dan Belimbur Erau Adat Kutai sebagai penguatan ketahanan budaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yakni model Miles dan Huberman serta dalam uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menjelaskan bahwa asal-usul dari Erau Adat Kutai dimulai pada upacara tijak tanah Aji Batara Agung Dewa Sakti saat berusia 5 tahun pelaksanaan tradisi Beseprah dilaksanakan pada hari ke-3 dan pelaksanaan tradisi Belimbur dilaksanakan pada hari ke-7 dalam rangkaian pekan Erau Adat Kutai serta nilai kearifan lokal tradisi Beseprah dan Belimbur Erau Adat Kutai sebagai penguatan ketahanan budaya dapat dilihat dari tiga faktor yakni kepercayaan tingkat pendidikan dan identitas masyarakat.