Skripsi
Pengaruh geographical inquiry berbasis diferensiasi gaya belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa / Mentari Pradi Galih Nurani
Abstrak
Pembelajaran abad ke-21 menghadirkan permasalahan dan lingkungan yang kompleks sehingga siswa dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis. Pasalnya fakta yang ada banyak siswa tergolong belum memiliki kemampuan tersebut untuk itu diperlukan konsep pembelajaran masa kini dengan model yang tepat. Geographical Inquiry menghasilkan pembelajaran Geografi yang berkualitas dan identik dengan kemampuan berpikir kritis. Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka mengedepankan strategi diferensiasi yang menyesuaikan gaya belajar sebagai preferensi siswa guna melatih kemampuan berpikir kritis. Penggunaan Geographical Inquiry dan strategi diferensiasi relevan dengan kesenjangan yang ada namun integrasi kedua hal tersebut belum diketahui pengaruhnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Geographical Inquiry berbasis diferensiasi gaya belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian berdesain quasi eksperimen melalui pengukuran post-test only. Penelitian dilaksanakan selama tiga pekan pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Subjek penelitian yakni siswa kelas XI IPS SMAN 1 Singosari yang dibedakan menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data lewat pelaksanaan post-test pada materi upaya konservasi flora fauna. Pengolahan data menggunakan teknik statistik parametrik dan hasil rata-rata kedua kelas dianalisa pada uji independent sample t-test. Hasil yang didapatkan menampilkan adanya pengaruh Geographical Inquiry berbasis diferensiasi gaya belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.