UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh pendidikan karakter disiplin terhadap motivasi belajar mahasiswa lanny jaya di Kota Malang / Demitera Morid

Morid, Demitera - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Pengaruh Mahasiswa Karakter Disiplin Motivasi Belajar. Pendidikan karakter disiplin terhadap motivasi belajar siswa adalah salah satu faktor penting dalam upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) suatu bangsa adalah pendidikan. Jadi penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter disiplin motivasi siswa belajar lanny jaya di kota-kota miskin bagaimana mereka sebagai siswa menyelesaikan kelas mereka di kota miskin dan apafaktor/pengaruh yang menyebabkan sehingga siswa dapat menyelesaikan kuliah mereka terlambat tidak sesuai dengan batas waktu 4 tahun. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya disiplin dan juga kurangnya motivasi yang tinggi. Motivasi sangat penting bagi semua orang terutama siswa. Motivasi dapat mendorong siswa untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu yang terkait dengan kegiatan belajar.Jika siswa memiliki motivasi belajar maka akan membuatnya lebih mudah bagi siswa untuk mencapai / cepat mencapai tujuan tertentu. Metode penelitian Kirk dan Miller (dalam Moleong 2006) Penelitian kualitatif adalah tradisi tertentu dalam ilmu sosial yang pada dasarnya bergantung pada observasi manusia baik dalam sifatnya maupun dalam peristilasi. Sementara Sugiyono (2008) berpendapat bahwa metode kualitatif adalah metode penelitian yang didasarkan pada filsafat postpositivisme digunakan untuk penelitian pada benda-benda alami di mana peneliti sebagai instrumen kunci sampling dari sumber data dilakukan secara sengaja dan bola salju teknik penelitian triangulasi (kombinasi) analisis data induktif / kualittif dan hasil penelitian kualitas menekankan lebih banyak makna daripada generalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif karena para peneliti menganggap masalah yang sedang diselidiki cukup kompleks dan dinamis sehingga data yang diperoleh dari sumber terhubung dengan metode yang lebih alami yaitu wawancara langsung dengan sumber sehingga jawaban alami dapat diperoleh. Selain itu para peneliti bermaksud memahami situasi sosial secara mendalam menemukan pola hipotesis dan teori yang sesuai dengan data yang diperoleh di lapangan. Penelitian kualitatif tidak pernah terpisah dari istilah analisis fenomenologis. Peneliti dalam perspektif fenomenologis mencoba untuk memahami peristiwa dan hubungan mereka dengan orang-orang yang berada dalam situasi tertentu. (Moleong 2006). Seperti dalam penelitian ini peneliti melakukan studi di bidang sosiologi dan antropologi di samping studi dalam manajemen sumber daya manusia dan psikologi industri untuk membantu peneliti menafsirkan fenomena sosial atau situasi yang dipelajari. Hasil penelitian ini meliputi (1) Faktor apa saja yang mempengaruhi pendidikan karakter disiplin terhadap motivasi belajar mahasiswa lanny jaya di kota malang. Paparan mengenai hasil penelitian tentang judul skripsi pengaruh pendidikan karakter disiplin terhadap motivasi belajar mahasiswa lanny jaya di kota malang adalahsebagai berikut. Ada banyak faktor yang mempengaruhi pendidikan karakter disiplin moral moralitas kerja dan etika manusia.Dari semua faktor ini para ahli mengklasifikasikannya menjadi dua bagian faktor internal dan faktor eksternal. Salahsatu faktor penting dalam perilaku manusia adalah kebiasaan karena sikap dan tingkahlaku yang menjadi karakter sangat terkait erat dengan kebiasaannya yang artinya kebiasan adalah tindakan yang selalu diulang sehingga mudah dilakukan. (karakter disiplin). Oleh karena itu biarkanlah manusia memaksa dirinya untuk mengulangi perbuatan baik sehingga menjadi kebiasaan dan membentuk karakter yang baik baginya. Selain faktor-faktor internal yang dapat mempengaruhi karakter disiplin moral moralitas etika pekerjaan dan etika manusia ada juga faktor eksternal (yang bersifat eksterior) yang sebagai berikut Pendidikan. Ahmad Tafsir (2004 6) menyatakan bahwa pendidikan adalah upaya untuk meningkatkan diri dalam semua aspeknya. Pendidikan memiliki pengaruh yang sangat besar pada pembentukan karakter seseorang moralitas dan etika sehingga moralitas baik dan buruk seseorang sangat tergantung pada pendidikan. Pendidikan membawa kepribadian manusia sehingga perilaku konsisten dengan pendidikan yang diterima oleh seseorang baik pendidikan formal informal dan non-formal. Betapa pentingnya faktor pendidikan karena naluri yang ada dalam seseorang dapat dibangun dan diarahkan dengan baik. Oleh karena itu pendidikan agama perlu dimanifestasikan melalui berbagai media pendidikan formal di sekolah pendidikan informal di lingkungan keluarga dan pendidikan non-formal yang ada di masyarakat. Lingkungan adalah sesuatu yang mengelilingi tubuh yang hidup seperti tanaman tanah udara dan kehidupan manusiaselalu terhubung dengan orang lain atau dengan lingkungan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran dapat diklasifikasikan sebagai berikut Faktor- faktor sosial dalam belajar. Faktor sosial di sini adalah faktor manusia apakah itu manusia pada saat belajar atau tidak. Siswa yang berprestasi di sekolah-sekolah di distrik lain yang melakukan tugas-tugas di bidang pendidikan dapatberpartisipasi dalam pelatihan yang telah dilakukan. Faktor non-sosial dalam pembelajaran. Banyak dari mereka seperti waktu tempat alat yang digunakan dalam penelitian kondisi cuaca suhu udara dan cuaca dan sebagainya. Faktor ini mempengaruhi aktivitas belajar seseorang. Faktor fisiologis dalam pembelajaran. Kondisi fisik seseorang terutama terkait dengan kesehatan dan fungsi sistem sensorik.Tingkat kebugaran fisik seseorang akan mempengaruhi pembelajaran. Ketika kondisi fisik seseorang tidak memadai atau tidak sehat maka dalam belajar dia akan terganggu baik perhatian dan konsentrasi. Demikian pula jika salah satu braces batinnya terganggu seperti telinga atau mata itu akan mengganggu aktivitas belajarnya. Faktor psikologis dalam pembelajaran. Faktor psikologis yang paling menonjol adalah sesuatu yang mendorong aktivitas seseorang dalam belajar dengan kata lain alasan yang membuat beberapa orang melakukan kegiatan belajar. Hal-hal yang harus diperhatikandalam memaksimalkan belajar tentang faktor kepribadian.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Sejarah, 2024.
Deskripsi Fisik
xvi, 61 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
0712/RS/24
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2024
Subjek

Pembimbing
1. Arif Subekti, S.pd, M.a.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik