Skripsi
Pengaruh latihan aerobik intensitas sedang terhadap penurunan kadar betatrophin serum pada wanita obesitas / Nabila Ainaya Mubasyiroh
Abstrak
Obesitas berikatan dengan tingginya betatrophin yang berdampak terhadap kerusakan metabolisme lemak. Peningkatan betatrophin akan menghambat kinerja dari enzim Lipoprotein Lipase (LPL) sehingga menyebabkan Trigliserida (TG) di dalam darah sulit diubah menjadi energi dan menyebabkan penumpukan lemak yang terjadi secara berlebihan di jaringan adiposa. Untuk mengetahui perubahan betatrophin pada wanita obesitas setelah latihan aerobik intensitas sedang. Penelitian ini menggunakan metode true experimental dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sebanyak 20 wanita obesitas berusia 20-30 tahun ikut tergabung dalam penelitian dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol (K1 n 10) kelompok latihan aerobik intensitas sedang (K2 n 10). Latihan aerobik intensitas sedang (60-70% HRmax) dilakukan dengan frekuensi 5 kali/minggu selama 2 minggu. Kadar betatrophin pretest dan posttest diukur menggunakan metode Enzyme- Linked Immunosorbent Assay (ELISA) kit (Cat.No.E3381hu) dengan sensitivitas 28.125 pg/ml dengan rentang deteksi 46.875-3000 pg/ml. Uji Paired Samples T-Test digunakan untuk menganalisis data dengan taraf signifikasi (p gt 0 05). Pengambilan sampel darah dilakukan untuk mengetahui perubahan kadar betatrophin pretest dan posttest pada kedua kelompok. Sampel darah diambil sebanyak 4 ml dari pembuluh vena cubiti. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa latihan aerobik intensitas sedang (60-70% HRmax) dengan frekuensi 5 kali/minggu selama 2 minggu memiliki pengaruh terhadap perubahan kadar betatrophin pada wanita obesitas.