Skripsi
Persepsi siswa terhadap penggunaan e-learning pada pembelajaran ekonomi: perluasan model utaut / Miftakhul Nurjannah
Abstrak
Perkembangan teknologi informasi telah merubah sistem pendidikan terutama dalam konsep pembelajaran yang mampu menunjang keefektivan belajar dan menciptakan suasana kelas yang berbeda. Sistem E-Learning secara konseptual merupakan sebuah proses perluasan penyampaian materi dalam pembelajaran menggunakan teknologi informasi telekomunikasi. Penggunaan E-Learning sangat fleksibel dan mampu meningkatkan pengetahuan praktis dan motivasi belajar pada siswa. Keberhasilan sistem tergantung pada penerapannya untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan siswa. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menjabarkan kembali mengenai faktor-faktor yang memengaruhi niat dan perilaku siswa untuk menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Selain dari reseach gap yang di paparkan penelitian ini memiliki perbedaan dengan penelitian sebelumnya 1) Penelitian ini tidak menggunakan variabel moderator dari model UTAUT yang meliputi empat jenis jenis kelamin usia kesukarelaan dan pengalaman penggunaan teknologi. Karena objek penelitian ini adalah pengguna atau siswa dengan usia jenis kelamin kesukarelaan dan pengalaman yang serupa. 2) Konstruk Facilitation Condition (FC) pada penelitian ini melihat apakah berpengaruh pada niat siswa untuk menggunakan teknologi. Penelitian ini mengintegrasi konstruk nilai penggunaan siswa memberikan wawasan baru tentang faktor-faktor yang memengaruhi niat siswa terhadap e-learning dan penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan mengumpulkan data melalui kuesioner tertutup dari siswa MA Negeri 2 Kota Malang yang menggunakan e- learning. Stratifikasi proporsional probabilitas digunakan sebagai metode pengambilan sampel pada penelitian ini. Penelitian ini menganalisis data menggunakan analisis Covarian Based Structural Equation Modeling (CB-SEM) dan menggunakan program lisrel 8.80. Hasil pengukuran dan model struktural pada penelitian ini menunjukkan kecocokan yang baik. Ini menunjukkan bahwa harapan kinerja pengaruh sosial dan kondisi fasilitas memiliki dampak positif terhadap niat siswa dalam menggunakan e- learning. Kerangka UTAUT yang dikembangkan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang persepsi siswa menilai e-learning sebagai teknologi kegunaan dan kemudahan dalam pembelajaran. Penelitian ini juga memberikan wawasan berharga yang dapat membantu lembaga pendidikan dalam mengimplementasikan e-learning secara lebih baik dan berhasil diterapkan di lingkungan akademik. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menguji hubungan langsung antara variabel laten performance expectancy effort expectancy social influence facilitation condition dengan variabel laten use behavior. Akan lebih kompleks jika menguji hubungan langsung antar variabel tersebut dan menemukan hipotesis baru dengan model yang lebih baik.