Skripsi
Pengaruh model pembelajaran lingkar belajar representasi terhadap pemahaman konsep kimia, representasi kimia, dan kompetensi representasi pada materi termokimia / Syauqiya Afnanur Robi\'ah
Abstrak
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran lingkar belajar representasi dengan hasil yang ditunjukkan yakni perbedaan hasil belajar yang signifikan terhadap pemahaman konsep kimia representasi kimia dan kompetensi representasi peserta didik kelas XI eksperimen dan kelas XI Kontrol pada materi termokimia. Model pembelajaran yang digunakan adalah Daur Belajar Representasi (DBR) yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kompetensi representasi peserta didik dengan melibatkan 6 siklus kegiatan yakni orientasi masalah (orientation) penyampaian pertanyaan (pose question) perencanaan (plan) pelaksanaan (execute) analisis (analize) dan penyampaian temuan (present finding). Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan menggunakan desain Non-equivalen Control Group Desain. Penelitian dilakukan dengan pemilihan subjek penelitian menggunakan cluster random sampling sehingga diperoleh dua kelas yakni kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan total subjek sebanyak 70 orang. Pada kelas eksperimen dilaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Lingkar Belajar Representasi sedangkan kelas kontrol digunakan model pembelajaran seperti biasa (convenience class). Pengaruh model pembelajaran yang dikaji yakni lingkar belajar representasi dapat diketahui kefektifannya melalui perbandingan pemahaman peserta didik yang diukur berdasarkan hasil skor pre-test dan post-test. Instrumen pengukuran yang digunakan berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan soal post-test termokimia yang berjumlah 10 soal yang memuat pemahaman konsep representasi dan kompetensi representasi materi termokimia. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan baik hasil belajar maupun kemampuan representasi yang dimiliki oleh peserta didik kelas eksperimen dan kontrol. Peserta didik kelas eksperimen menunjukkan hasil belajar yang lebih tinggi dari pada peserta didik kelas kontrol dimana peserta didik pada kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata 78 46 sedangkan pada kelas kontrol 59 43. Selanjutnya data yang didapatkan digunakan untuk uji hipotesis dengan menggunakan independent sample t-test yang menunjukkan nilai 0 00 dan bernilai lebih kecil dari taraf signifikansi yakni 0 05. Maka dapat disimpulkan bahwa kelas yang diterapkan model pembelajaran Lingkar Belajar Representasi memiliki tingkat pemahaman konsep representasi dan kompetensi representasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan kelas yang diterapkan model pembelajaran seperti biasa (convenience class).