Skripsi
Pengaruh tingkat pengangguran terbuka dan pertumbuhan ekonomi terhadap jumlah penduduk miskin di Kabupaten Malang tahun 2012-2021 / Goria Nanda Kartika
Abstrak
Tantangan utama dalam keberhasilan pembangunan adalah kemiskinan. Kemiskinan masih menjadi masalah utama yang sulit untuk dientaskan salah satunya di Jawa Timur. Jumlah penduduk miskin paling tinggi di Provinsi Jawa Timur adalah Kabupaten Malang.Pengangguran dan kemiskinan sangat terkait karena sebagian besar penduduk miskin tidak memiliki pekerjaan yang stabil dan mungkin hanya bekerja musiman. Pengangguran terbuka juga umum terjadi di perkotaan terutama di kalangan pendatang dari daerah pedesaan yang memiliki keterampilan dan pendidikan terbatas serta kurangnya peluang kerja. Oleh karena itu salah satu mekanisme yang dapat digunakan untuk mengatasi kemiskinan adalah menciptakan peluang kerja dengan upah yang memadai bagi penduduk miskin.Pertumbuhan ekonomi yang kuat berperan sentral dalam mengevaluasi prestasi suatu wilayah dalam mencapai tingkat kesejahteraan yang baik. Pertumbuhan ekonomi memiliki kapabilitas untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan peningkatan produktivitas di berbagai sektor ekonomi. Hal ini pada akhirnya membuka lebih banyak peluang pekerjaan bagi penduduk dan memiliki potensi untuk mengurangi tingkat kemiskinan dalam komunitas. Dengan kata lain pertumbuhan ekonomi yang stabil sering kali berhubungan dengan perbaikan dalam keadaan ekonomi secara keseluruhan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pengangguran terbuka dan pertumbuhan ekonomi mempengaruhi jumlah penduduk miskin. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari statistik yang diterbitkan oleh BPS Kabupaten Malang selama periode 2012 hingga 2021. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat pengangguran terbuka dan pertumbuhan ekonomi secara positif dan signifikan memengaruhi tingkat kemiskinan.