Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran dasar program keahlian teknik mesin Kelas x SMKN 2 Pasuruan / Muhammad Sultan Al-farizi
Abstrak
Dasar program keahlian teknik mesin merupakan salah satu mata pelajaran yang berada pada kelas X Teknik Pemesinan SMKN 2 Pasuruan. Dalam proses pembelajaran media pembelajaran berperan penting sebagai sarana penyalur atau penyampai materi kepada siswa. Media pembelajaran yang baik yaitu media pembelajaran yang mampu membantu siswa dalam memahami materi yang dipelajari. Pelaksanaan pembelajaran pada mata pelajaran dasar program keahlian teknik mesin kelas X Teknik Pemesinan SMKN 2 Pasuruan masih kurang baik dikarenakan modul pembelajaran yang masih belum selaras dengan sistem belajar mengajar yang sudah tertera pada SMKN 2 Pasuruan sehingga membuat proses pembelajaran masih belum maksimal. Dengan dikembangkannya media pembelajaran berupa modul ajar ini diharapkan dapat membantu guru maupun siswa dalam pelaksanaan pembelajaran pada mata pelajaran dasar program keahlian teknik mesin. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode research and development (R amp D) dengan model ADDIE yang memiliki lima tahap yaitu (1) Tahap analyze yaitu proses analisis potensi masalah serta materi dan media pembelajaran yang dibutuhkan (2) Tahap design yaitu pembuatan rancangan modul berdasarkan analisi yang telah dilakukan (3) Tahap development yaitu pembuatan materi dan media pembelajaran yang selanjutnya akan menghasilkan produk akhir sesuai berdasarkan penilaian masukan dan revisi dari ahli media yaitu dosen DTMI FT UM dan ahli materi yaitu guru pengampu mata pelajaran dasar program keahlian teknik mesin (4) Tahap implementation yaitu pelaksanaan uji coba produk dalam skala kecil dan besar oleh responden/ siswa yaitu siswa kelas X Teknik Pemesinan dan (5) Tahap evaluation yaitu evaluasi terhadap pelaksanaan penelitian pengembangan dan produk yang dihasilkan. Hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan selanjutnya dikaji untuk mengukur apakah produk media pembelajaran yang dihasilkan layak untuk digunakan dan diterapkan pada proses pembelajaran. Hasil penilaian oleh validator ahli media diperoleh persentase 85% dengan kategori ldquo sangat layak rdquo . Hasil Penilaian oleh validator ahli materi diperoleh persentase 87% dengan kategori ldquo sangat layak rdquo . Hasil uji coba kelompok kecil yang dilaksanakan oleh 5 orang siswa diperoleh hasil persentase 82% dengan kategori ldquo sangat valid rdquo . Hasil uji coba kelompok besar yang dilaksanakan oleh 30 orang siswa diperoleh persentase 85% dengan kategori ldquo sangat valid rdquo . Berdasarkan hasil persentase tersebut produk yang dihasilkan layak digunakan dalam proses pembelajaran di kelas.