Skripsi
Analisis faktor biotik dan abiotik pada tiga umur batuan penutup tambang batubara formasi warukin / Ilma Fitriana
Abstrak
Overburden (timbunan tailing tambang dan material sisa tambang lainnya) dari formasi geologi Warukin adalah salah satu material batuan dengan potensi pembentuk asam (PAF) sebesar 33 17%.Penambangan dapat menyebabkan overburden ini tersingkap dan mempengaruhi kondisi biotik dan abiotik. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor biotik dan abiotik serta hubungan umur terhadap kondisi faktor biotik dan abiotik pada overburden formasi Warukin. Perhitungan faktor biotik meliputi vegetasi dengan line transect epifauna tanah dengan pitfall traps dan mikroba dengan metode total plate count. Pengukuran faktor abiotik meliputi suhu dan kelembaban udara intensitas cahaya suhu kelembaban dan pH substrat (n 3) serta faktor kimia overburden. Identifikasi jenis tumbuhan dan epifauna menggunakan informasi dari warga lokal buku identifikasi dan situs web. Keanekaragaman jenis tumbuhan dianalisis menggunakan Indeks Shanon Wiener. Dominasi spesies dianalisis menggunakan Indeks Nilai Penting (INP). Pengaruh umur overburden terhadap faktor biotik dan abiotik dianalisis secara multivariat dengan Non-Metric Multidimensional Scaling (NMDS). Terdapat 102 jenis tumbuhan dan 11 jenis epifauna tanah. Jumlah fungi dan bakteri masing-masing sebesar 10-4 CFU g-1 dan 10-3 CFU g-1. Keanekaragaman jenis tumbuhan tergolong rendah (H 2 34 2 50 and 2 82). Perubahan komposisi tumbuhan terjadi seiring perbaikan faktor abiotik. Kelembaban dan intensitas cahaya berpengaruh terhadap kehadiran dan komposisi organisme sementara nilai pH mempengaruhi kemampuan adaptasi tumbuhan epifauna dan mikroba. Kandungan bahan organik mengalami peningkatan seiring waktu. Konsentrasi logam berat mengalami peningkatan diduga akibat sifat geokimia overburden formasi Warukin. Informasi ini dapat digunakan dalam upaya revegetasi di overburden.