Skripsi
Sistem monitoring kelembaban tanah untuk smart pot tanaman bawang merah berbasis iot / Aldo Zulfikar Asror Zulkarnain
Abstrak
Bawang merah (allium ascalonicum) merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang sejak lama telah diusahakan oleh petani secara intensif. Komoditas sayuran ini termasuk ke dalam kelompok rempah tidak bersubstitusi yang berfungsi sebagai bumbu penyedap makanan serta bahan obat tradisional. Komoditas sayuran ini termasuk ke dalam kelompok rempah tidak bersubstitusi yang berfungsi sebagai bumbu penyedap makanan serta bahan obat tradisional. Bawang merah hanya dapat di musim kemarau dan tidak dapat ditanam di musim penghujan sedangkan musim di Indonesia tidak menentu. Untuk memenuhi permintaan atas bawang merah yang sedang tinggi maka dibutuhkan suatu alat yang dapat meningkatkan produktivitas panen tanaman bawang merah. Alat ini dapat membantu pengguna me-monitor sekaligus membudidayakan tanaman bawang merah (allium ascalonicum) tanpa terkendala hujan karena dapat dibudidayakan dalam ruangan (indoor). Alat ini dilengkapi dengan sistem penyinaran UV untuk mendukung pertumbuhan indoor dan sistem penyiraman otomatis yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Dengan ukuran 30cm x 30cm (luas) x 80cm (tinggi) dan berat 8 Kg pengguna dengan mudah memindahkan alat dari sistem ini ke sudut rumah mana saja. Fitur IoT dalam sistem monitoring ini dapat menunjukkan kelembaban tanah suhu dan panjang gelombang secara real-time ke pengguna. Untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal tanaman bawang merah membutuhkan persentase kelembaban tanah 50-70%. Sedangkan persentase kelembaban tanah dibawah 50% menyebabkan tanaman layu dan persentase diatas 70% menyebabkan pembusukan. Dari hasil ujicoba sistem monitoring ini dapat membantu pengguna untuk mengendalikan kelembaban tanah optimal yang merentang dari 58 01% sampai 64 41% tanpa harus kontak langsung dengan tanaman.