Skripsi
Hubungan antara kinerja asistensi mengajar dengan tingkat kepercayaan diri mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang / Christine Puspita Febryanti
Abstrak
Kepercayaan diri merupakan kemampuan seseorang akan yakin dengan apa yang dimilikinya dengan keunggulan yang mendorong untuk lebih mandiri dan dapat memperbaiki diri dengan lebih baik. Kepercayaan diri seseorang tentu dipengaruhi berbagai faktor seperti pendidikan. Sebagai seorang mahasiswa terutama calon pendidik faktor pendidikan tersebut membawa dampak bagi kinerja asistensi mengajar dalam menjalankan program MBKM di perkuliahan. Penelitian ini untuk bertujuan mengetahui hubungan antara kinerja asistensi mengajar dengan kepercayaan diri. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan populasi berjumlah 368 mahasiswa yang merupakan mahasiswa angkatan 2019 Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang yang telah berpartisipasi dalam program MBKM asistensi mengajar di satuan pendidikan. Sedangkan sampel yang diambil sebesar 92 mahasiswa. Penentuan sampelnya menggunakan teknik systematic random sampling. Instrumen yang digunakan yakni skala kepercayaan diri dan skala kinerja asistensi mengajar yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dengan uji korelasi product moment untuk menguji hipotesis penelitian ini. Hasil uji hipotesis menunjukkan hubungan signifikan antara kinerja asistensi mengajar dengan kepercayaan diri niai sebesar 0 875 dan nilai sig 0 000 lt 0 05 dengan sumbangan efektif 76.6%. Hipotesis menunjukkan adanya hubungan kinerja asistensi mengajar dengan tingkat kepercayaan diri mahasiswa. Kesimpulannya terdapat hubungan antara kinerja asistensi mengajar dengan tingkat kepercayaan diri mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang artinya apabila kinerja asistensi mengajar tinggi maka tingkat kepercayaan diri akan tinggi pula begitu pula sebaliknya apabila kepercayaan diri maka kinerja asistensi mengajar akan tinggi. Hasil penelitian ini dapat menjadi informasi bagi jurusan sebagai pengelola program MBKM terkait informasi pelaksanaan kegiatan asistensi mengajar. Saran yang diberikan peneliti kepada departemen BK diharapkan dapat mengidentifikasikan lebih lanjut terhadap pengukuran aspek-aspek atau indikator yang mempengaruhi dari kinerja asistensi mengajar. Supaya kinerja asistensi mengajar pada mahasiswa bisa lebih optimal dalam pengaplikasian di dunia pendidikan. Bagi peneliti selanjutnya dapat memperluas jangkauan dan menggunakan variabel independen dengan faktor-faktor yang lain yang mempengaruhi kinerja asistensi mengajar selain dalam penelitian ini. Serta dapat mencari karakteristik baru yang hendak diteliti dan menghasilkan variasi temuan dan lebih memperhatikan faktor dari kondisi subjek yang diteliti.