Tesis
Pengembangan bahan ajar membaca berbasis teks sastra untuk pelajar bipa tingkat mahir / Wika Nurma Hidayatul Nafi\'ah
Abstrak
Penelitian dan pengembangan bahan ajar membaca berbasis teks sastra dilatarbelakangi oleh hasil studi pendahuluan bahwa teks sastra dapat dijadikan materi dalam pembelajaran membaca di kelas BIPA mahir. Berdasarkan pedoman kemahiran berbahasa ACTFL pelajar di tingkat mahir dapat memahami ide pokok dan ide penjelas pada teks naratif autentik sepanjang apapun dengan mudah. Selain itu pelajar juga mulai memiliki pemahaman terhadap sifat estetika bahasa dan gaya sastra. Dengan demikian teks sastra dijadikan sebagai teks bacaan utama dalam pembelajaran membaca karena teks sastra memuat fitur-fitur bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari serta gaya bahasa yang membutuhkan interpretasi lebih dalam sehingga dapat melatih kemampuan berpikir kritis pelajar BIPA. Teks sastra juga kaya akan unsur budaya yang dapat menambah wawasan ke-Indonesiaan pelajar BIPA. Penelitian dan pengembangan ini memiliki tujuan umum menghasilkan produk berupa bahan ajar membaca berbasis teks sastra untuk pelajar BIPA tingkat mahir sehingga dapat membantu pelajar untuk melatih keterampilan membaca kritis. Adapun tujuan khusus penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar membaca berbasis teks sastra untuk pelajar BIPA tingkat mahir yang memenuhi syarat kelayakan isi sistematika penyajian kebahasaan dan tampilan serta layak untuk pembelajaran BIPA khususnya pembelajaran membaca. Penelitian ini menggunakan model penelitian 4D oleh Thiagarajan dkk. (1974). Model pengembangan ini terdiri atas empat langkah yaitu (1) define (penetapan) (2) design (perancangan) (3) develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Pemilihan model 4D didasarkan pada dua pertimbangan yaitu (1) tahapan dalam model ini disusun secara sistematis untuk mengatasi masalah belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik pelajar serta (2) model ini dirancang untuk mengembangkan bahan ajar khusus untuk pelajar dengan kebutuhan pembelajaran dan karakteristik yang spesifik. Subjek uji yang dilibatkan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah ahli materi BIPA ahli penyusunan bahan ajar ahli desain praktisi (pengajar BIPA tingkat mahir) dan pelajar BIPA tingkat mahir. Jenis data yang diperoleh dari penelitian dan pengembangan ini adalah data verbal dan numerik. Data verbal berupa komentar dan saran yang dituliskan subjek uji pada lembar angket dan informasi lisan hasil dari wawancara. Sementara itu data numerik diperoleh dari skor penilaian yang diisi oleh validator dan pelajar BIPA pada angket. Berdasarkan hasil uji validasi dengan ahli dan praktisi diperoleh data berikut. Aspek isi bahan ajar memperoleh persentase 90 1% aspek sistematika penyajian memperoleh persentase 91 1% aspek kebahasaan memperoleh persentase 88 3% dan aspek tampilan memperoleh persentase 86 6%. Rata-rata persentase kelayakan bahan ajar berdasarkan uji validasi mencapai 89 4% yang berarti tergolong sangat layak dan dapat diimplementasikan. Adapun berdasarkan uji lapangan terbatas diperoleh data berikut. Aspek isi bahan ajar memperoleh persentase 87 5% aspek sistematika penyajian memperoleh persentase 87 5% aspek kebahasaan memperoleh persentase 75% dan aspek tampilan memperoleh persentase 83 3%. Rata-rata persentase kelayakan bahan ajar berdasarkan uji lapangan terbatas mencapai 83 3% yang berarti tergolong layak dan dapat diimplementasikan dengan sedikit revisi. Saran pemanfaatan produk hasil pengembangan ditujukan kepada pelajar BIPA pengajar BIPA serta peneliti dan pegiat BIPA. Pelajar BIPA dapat menggunakan bahan ajar ini sebagai penunjang dan alternatif bahan pengayaan untuk berlatih membaca kritis dengan memanfaatkan teks sastra. Bahan ajar ini juga dapat dijadikan salah satu alternatif bahan ajar yang dapat digunakan pengajar BIPA tingkat mahir untuk mengajarkan keterampilan membaca. Pengajar dapat menggunakan bahan ajar ini untuk melatih keterampilan membaca kritis sekaligus mengenalkan kepada pelajar tentang karya-karya penulis Indonesia. Peneliti dan pegiat BIPA disarankan untuk mempertimbangkan bahan ajar ini sebagai dasar dalam mengembangkan bahan ajar membaca berbasis teks sastra yang saat ini belum banyak tersedia.