Skripsi
Proses manajemen layanan khusus pembinaan dan pengembangan peserta didik seni tradisi (studi kasus di SMP Negeri 24 malang) / Aulia Mirza Pradina
Abstrak
Pradina Aulia Mirza. 2022. Manajemen Kelas dalam Pembinaan dan Pengembangan Seni Tradisi (Studi Kasus SMPN 24 Malang). Skripsi. Departemen Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Asep Sunandar S.Pd M.AP (II) Dr. Raden Bambang Sumarsono S.Pd. M.Pd. Kata Kunci Manajemen Kelas PPST Peserta Didik Penerapan pendidikan seni budaya di sekolah sangatlah penting karena dapat melestarikan keaneka ragaman budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia juga dapat mengangkat tempat asal muasal budaya tersebut. Sekolah Menengah Pertama yang sudah menyelenggarakan Kelas Pembinaan dan Pengembangan Seni Tradisi (PPST) yaitu SMPN 24 Malang. SMPN 24 Malang dalam pembinaan dan pengembangan seni tradisi (PPST) ini membentuk kelas khusus. Peserta didik ini akan diajar untuk mengembangkan seni tradisi seperti Karawitan Seni teater yang dikemas dengan mengangkat unsur cerita atau tradisi budaya dimalang dan tari daerah. Kelas PPST ini termaksuk Ekstrakulikuler yang dimana kelas PPST ada mata pelajaran wajib untuk seni tradisi tari teater dan gamelan. Proses untuk siswa yang mengikuti kelas khusus PPST ini harus dipilih sesuai kriteria seperti nilai matematika dan bahasa indonesia yang bagus bukan hanya nilai seni saja yang bagus tetapi nilai-nilai seperti mata pelajaran yang lain yang dilihat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pertumbuhan minat siswa pada PPST di SMPN 24 Malang (2) mendeskripsikan desain pembelajaran PPST yang disenangi siswa di SMPN 24 Malang (3) mendeskripsikan manajemen konstruktif untuk pembelajaran PPST di SMPN 24 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data yang di ambil yaitu sumber data primer dan sekunder. Informan keseluruhan dari penelitian ini meliputi Pembina PPST SMPN 24 Malang sebagai informan kunci dan didukung oleh Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum dan pengajar PPST. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara observasi dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan triangulasi kecukupan bahan referensi dan pengecekan anggota. Data yang diperoleh dianalisis melalui pengumpulan data reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tahap penelitian yang dilaksanakan melalui tahap persiapan tahap pendahuluan tahap penyusunan proposal tahap pelaksanaan dan tahap penyusunan laporan. Hasil penelitian menunjukkan hasil sebagai berikut (1) pertumbuhan minat peserta didik dalam program PPST di SMPN 24 Malang dapat ditinjau melalui dua hal yakni secara individu yang dapat dilihat melalui pembina melakukan scouting atau pencarian bakat dari peserta didik kemudian menetapan bakat minat peserta didik dalam bidang seni dan tradisi yang memberikan dorongan berupa motivasi agar peserta didik mampu berkembang secara optimal. Selain itu pertumbuhan minat secara berkelompok juga dapat dilihat dari kekompakan antar anggota penguatan secara berkelompok dan pemenuhan tanggung jawab tiap individu sesuai porisnya (2) desain pembelajaran yang diterapkan di PPST adalah dibagi menjadi tiga bagian yakni desain pembelajaran melalui prinsip pendidikan karakter kekeluargaan dan sikap kompetitif (3) manajemen konstruktif dalam pengelolaan PPST di SMPN 24 Malang dapat dilihat dari pelaksanaan secara operasional di kelas seperti pemenuhan mentor atau pengajar yang sesuai dengan bidang seni da profesional dan pengelolaan fasilitas yanag diterapkan oleh sekolah juga didukung oleh orang tua peserta didik melalui pembiayaan.