Skripsi
Studi tentang bentuk lengan balon dari kenyamanan estetika pada kain katun / Yuniken
Abstrak
Lengan balon merupakan salah satu jenis lengan yang berbentuk menggelembung pada bagian pipa lengannya serta memiliki kerut pada bagian atas dan bawahnya. Lengan balon dibuat dengan cara membuat pecah pola berdasarkan pola dasar lengan licin yang dipecah menjadi 4 bagian pola kemudian memberikan jarak antar potongan memberikan penambahan ukuran jarak garis tengah lengan pada garis puncak lengan dan jarak garis tengah lengan pada bawah lengan untuk mendapatkan ukuran lengan yang lebih besar daripada lengan pada umumnya. Hasil pembuatan lengan balon seringkali memiliki beberapa kekurangan antara lain garis bawah lengan tidak seimbang antara garis sisi dalam lengan dan garis sisi tengah lengan bentuk puncak lengan kurang menggelembung serta penambahan kelonggaran ukuran lingkar pergelangan yang tidak tepat sehingga menyebabkan gelembung lengan balon tidak maksimal. Pada pembuatan lengan balon penambahan jarak garis tengah lengan pada puncak lengan yang digunakan adalah 3 cm sedangkan penambahan jarak garis tengah lengan pada garis bawah lengan adalah 3cm dan 4 cm untuk mengetahui perbedaan pada hasil jadinya. Bahan yang digunakan untuk membuat blus lengan balon adalah bahan dari serat alam yaitu katun. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan metode pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan dengan checklist ( radic ) dan diamati oleh 5 observer dari guru Tata Busana SMK Negeri 2 Blitar. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis deskriptif dengan bantuan Microsoft excel 2021 Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil jadi blus lengan balon menggunakan penambahan jarak garis tengah lengan pada batas bawah lengan sebanyak 3 cm dan 4 cm diperoleh nilai yang berbeda pada beberapa aspek. Pada aspek kenyamanan estetika penambahan 3 cm dan 4 cm diperoleh hasil dalam kategori baik. Selanjutnya pada aspek puncak lengan penambahan 3 cm diperoleh hasil dalam kategori kurang baik sedangkan pada penambahan 4 cm diperoleh hasil dalam kategori baik. Pada aspek pipa lengan pipa lengan penambahan 3 cm diperoleh hasil dalam kategori kurang baik sedangkan pada penambahan 4 cm diperoleh hasil dalam kategori baik. Pada aspek manset penambahan 3 cm dan 4 cm diperoleh hasil dalam kategori baik. Pada aspek lengan balon tampak keseluruhan penambahan 3 cm diperoleh hasil dalam kategori kurang baik sedangkan pada penambahan 4 cm diperoleh hasil baik. Selain memberikan penambahan jarak garis tengah lengan pada garis batas bawah lengan penelitian ini juga menerapkan penentuan titik puncak bahu menjorok dari luar bahu sebanyak 1 5 cm untuk mendapatkan hasil puncak lengan yang lebih menggelembung. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk menggunakan penambahan jarak garis tengah lengan balon pada garis batas bawah lengan sebanyak 4 cm yang diperoleh perbandingan selisih antara garis sisi dalam lengan dengan garis sisi tengah lengan yaitu 1 6. Perbandingan ukuran garis sisi dalam lengan dan garis sisi tengah lengan dan penentuan titik dari luar bahu menjorok kearah bahu sebanyak 1 5 cm ini cocok digunakan dalam pembuatan blus lengan balon pendek untuk mendapatkan kenyamanan estetika yang baik mendapatkan titik puncak lengan yang sesuai pipa lengan yang baik hasil manset yang lebih seimbang antar sisinya dan memiliki tampilan yang baik tampak keseluruhan.