Skripsi
Pengembangan media informasi berbasis motion graphic dalam pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot di Kota Malang / Adang Sutrisno
Abstrak
Persampahan di Indonesia terutama di perkotaan saat ini masih menjadi salah satu masalah yang sulit diatasi. Peningkatan volume sampah dari tahun ke tahun terjadi karena peningkatan pertumbuhan penduduk termasuk di Kota Malang. Hal ini harus menjadi perhatian dalam penyediaan sarana pengelolaan sampah. Sampah terbagi menjadi dua jenis berdasarkan pada sifatnya yaitu sampah organik (degradable) adalah sampah yang dihasilkan oleh makhluk hidup dan mudah terurai dan sampah anorganik (undegradable) adalah sampah yang berasal dari benda-benda yang sulit terurai seperti karet plastik kaleng dan lain sebagainya. Salah satu pengelolaan sampah organik yaitu melalui budidaya maggot dari lalat tentara hitam (Black Soldier Fly). Namun budidaya maggot ini masih belum dikenal secara luas oleh masyarakat. Oleh karena itu motion graphic ini dikembangkan bertujuan sebagai media informasi yang menarik terkait budidaya maggot. Motion graphic ini dikembangkan menggunakan model Design Procedure Basic milik Bruce Archer yang dikembangkan oleh Hugh Dubberly. Model bruce archer memiliki enam tahapan yaitu programing data collection analysis synthesis development dan communication. Selain itu teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara sebagai data primer (utama) dan observasi studi pustaka serta dokumen sebagai data sekunder (pendukung). Analisis data yang digunakan yaitu analisis what who where when why dan how (5W 1H). Hasil dari pengembangan ini yaitu motion graphic berbahasa indonesia yang diunggah pada media sosial Instagram Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang dan berguna untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot.