Skripsi
Representasi dehumanisasi dalam kumpulan puisi “nyanyian akar rumput” karya wiji thukul / Dhelvy Sri Rahmadhani
Abstrak
Karya sastra lahir sebagai hasil dari pengungkapan penulis mengenai peristiwa kehidupan dan pengalaman dalam masyarakat. Dalam esensinya karya sastra memiliki potensi untuk memberikan pembaca pemahaman tentang kehidupan dan kebenaran sekalipun disajikan melalui bentuk fiksi. Dehumanisasi yang merupakan perlakuan yang merendahkan martabat manusia. Perilaku dehumanisasi saat ini menjadi perhatian utama dalam kehidupan manusia. Dalam buku kumpulan puisi Nyanyian Akar Rumput yang ditulis oleh Wiji Thukul membahas fenomena sosial dan menjadikan manusia sebagai objek. Beberapa puisi menggambarkan dehumanisasi dalam masyarakat Indonesia. Dalam penelitian ini akan difokuskan dalam representasi dehumanisasi dalam buku tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai sarana alternatif untuk mengkritisi masalah-masalah yang ada dalam lingkungan manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai representasi dehumanisasi yang ditemukan dalam puisi-puisi Wiji Thukul di mana nilai-nilai mulia seperti keindahan kebenaran kesucian dan kebaikan manusia dihilangkan atau dihina. Namun representasi dehumanisasi tersebut juga mengimplikasikan bahwa pada dasarnya manusia memiliki nilai dan hak yang sama.