Skripsi
Evaluasi kinerja simpang tiga bersinyal pada Jalan MT. Haryono-Jalan Gajayana Kota Malang / Putri Ernawati
Abstrak
Permasalahan simpang APILL yang sering terjadi seperti tidak optimalnya kinerja suatu simpang dan tingginya arus lalu lintas kendaraan dapat menimbulkan permasalahan baru yang cukup berpengaruh dalam arus lalu lintas seperti masalah kemacetan ataupun penumpukkan jumlah antrian kendaraan bermotor maupun kendaraan tak bermotor. Permasalahan tersebut sering dijumpai di wilayah perkotaan tak terkecuali Kota Malang. Hal tersebut akan menjadi permasalahan serius apabila tidak segera ditangani dengan memberi penanganan langsung pada lokasi simpang yang mengalami kemacetan dan keruwetan akibat meningkatnya arus lalu lintas. Salah satu persimpangan yang memiliki tundaan yang tinggi yaitu pada Jalan MT. Haryono-Jalan Gajayana Kota Malang sehingga tidak memenuhi ketentuan kondisi ideal simpang. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan karakteristik lalu lintas lengan simpang (2) mendeskripsikan kinerja simpang kondisi eksisting berupa kapasitas simpang bersinyal derajat kejenuhan panjang antrian rasio kendaraan henti dan tundaan (3) mendeskripsikan alternatif dalam upaya peningkatan kinerja simpang 5 tahun mendatang. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Data penelitian yang digunakan berupa data primer meliputi data geometrik data kondisi lingkungan data waktu sinyal siklus dan data volume lalu lintas. Data sekunder meliputi denah lokasi penelitian dan data jumlah penduduk Kota Malang. Adapun instrumen penelitian yang digunakan berupa survei dengan melakukan pengamatan langsung di lokasi penelitian oleh surveyor pengisian formulir penelitian dan dokumentasi kondisi lalu lintas yang diamati. Hasil penelitian diperoleh (1) karakteristik lalu lintas lengan simpang pendekat Selatan didominasi kendaraan ringan (65%) pendekat Barat didominasi kendaraan ringan (71%) dan pendekat Timur didominasi kendaraan ringan (65%) (2) kinerja simpang kondisi eksisting memiliki nilai tundaan rata-rata simpang tertinggi sebesar 93 det/skr dengan tingkat pelayanan simpang kelas F saat jam puncak sore hari libur (3) alternatif peningkatan kinerja simpang yang direkomendasikan untuk 5 tahun mendatang berupa penambahan satu lajur BKiJT pada pendekat Selatan dan Timur sebesar 3 meter penambahan lebar pendekat pada pendekat Barat sebesar 1 87 meter dan Selatan sebesar 0 75 meter dan pengaturan ulang waktu siklus dan waktu hijau. Rekomendasi yang digunakan dalam upaya peningkatan kinerja simpang untuk 5 tahun mendatang memperoleh nilai tundaan rata-rata simpang tertinggi sebesar 29 det/skr dengan tingkat pelayanan kelas D terjadi pada jam puncak sore hari libur