Disertasi
Analisis perilaku ekonomi, pengelolaan keuangan dan pendidikan ekonomi keluarga nelayan (kajian empiris pada ibu rumah tangga nelayan Puger) / Hety Mustika Ani
Abstrak
Menjadi ibu rumah tangga berhasil dalam arti sebenarnya membutuhkan effort yang kuat yaitu dengan terus belajar dan menimba ilmu baik dari pengalaman pribadi serta pengalaman orang lain disekitarnya. Ibu rumah tangga harus bisa berperilaku ekonomi dengan tepat terkait dengan bagaimana aktifitas produktif (yaitu kegiatan apa yang dilakukan berapa pendapatan yang diterima dan bagaimana semangat mereka dalam menaikkan pendapatannya) serta aktifitas konsumsi (yang terdiri dari pola konsumsi besar pengeluaran dalam rumah tangga pemenuhan kebutuhan dan keinginan perilaku konformitas yaitu pengaruh tetangga terhadap pola konsumsi serta cara berkonsumsi dalam hal ini apakah pembelian secara kontan atau kredit). Selain itu ibu rumah tangga penting memahami serta menerapkan pengelolaan keuangan yang baik (perencanaan keuangan pencatatan keuangan menabung dan investasi pengenalan terhadap lembaga keuangan serta kehidupan kredit yaitu mengelola pengembalian pinjaman). Ibu rumah tangga juga harus mampu menanamkan pendidikan ekonomi yang dilakukan melalui keteladanan diskusi tentang masalah ekonomi dalam keluarga keterbukaan dalam pengelolaan keuangan terhadap anggota keluarga serta nasehat dan tuntutan perilaku ekonomi terhadap pengelolaan uang dan pemenuhan kebutuhan. Tujuan penelitian ini adalah (1). Untuk menganalisis perilaku ekonomi yang dilakukan oleh ibu rumah tangga nelayan Puger (2). Untuk menganalisis pengelolaan keuangan yag dilakukan oleh ibu rumah tangga nelayan Puger (3). Untuk menganalisis pendidikan Ekonomi yang dilakukan oleh ibu rumah tangga nelayan Puger. Manfaat penelitian ini adalah dapat memberi pengetahuan tentang perilaku ekonomi pengelolaan keuangan dan pendidikan ekonomi yang dilakukan ibu rumah tangga nelayan Puger sehingga memberikan dorongan untuk melakukan perilaku ekonomi pengelolaan keuangan dan pendidikan ekonomi yang tepat. Hasil penelitian ini bisa menjadi rujukan bagi peneliti selanjutnya. Manfaat Praktis penelitian ini bisa berguna sebagai masukan bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan lebih lanjut bagi nelayan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Penelitian dilakukan di desa Puger Kulon dan Desa Puger Wetan Kecamatan Puger Kabupaten Jember Propinsi Jawa Timur. Teknik pengumpulan data menggunakan interview mendalam observasi dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari 15 ibu rumah tangga nelayan yang yang tinggal di desa Puger Kulon dan Desa Puger Wetan memiliki anak dan mempunyai aktifitas produktif. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Interactive Model of Analiysis yang bergerak pada tiga komponen yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik participant observation triangulasi peer debriefing dan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu rumah tangga nelayan belum sepenuhnya berperilaku ekonomi dengan tepat. Untuk aktifitas produksi mereka bekerja sebagai pedagang ikan membuka warung makan warung sembako dan mengolah hasil laut untuk menambah pendapatan keluarga agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pendapatan suami seringkali belum mencukupi kebutuhan rumah tangga karena tergantung pada kondisi musim. Untuk aktifitas konsumsi konsumsi yang dilakukan yaitu konsumsi pangan pendidikan Bahan Bakar Minyak (BBM) kegiatan keagamaan dan budaya serta konsumsi lain-lain. Ibu rumah tangga nelayan membelanjakan pendapatan mereka lebih banyak untuk kebutuhan pangan daripada kebutuhan non pangan. Untuk pengaturan ekonomi rumah tangga Ibu rumah tangga nelayan cenderung konsumtif dalam membelanjakan uangnya apalagi disaat pendapatan suami sedang meningkat dari biasanya. Mereka membeli barang-barang bukan karena kebutuhan mereka tetapi lebih mengutamakan keinginan mereka. Ibu rumah tangga nelayan belum memahami dan belum menerapkan pengelolaan keuangan yang baik. Mereka banyak yang tidak melakukan perencanaan dan pencatatan keuangan. Mereka jarang yang menabung di Bank hanya ada beberapa yang menabung di BRI selebihnya lebih suka menabung di rumah dan di bank-bank keliling dan menyimpan uangnya dalam bentuk perhiasan. Dalam hal pembelian barang mereka lebih suka pembelian secara kredit dan untuk pembayaran kredit tersebut kalau tidak punya uang mereka akan mencari pinjaman untuk membayar cicilan tersebut. Selain itu mereka akan menjual barang-barang yang ada dirumah untuk membayar cicilan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika musim paceklik. Ibu rumah tangga nelayan Puger menanamkan pendidikan ekonomi melalui keteladanan diskusi tentang masalah ekonomi dalam keluarga keterbukaan dalam pengelolaan keuangan terhadap anggota keluarga serta nasehat dan tuntutan perilaku ekonomi terhadap pengelolaan uang dan pemenuhan kebutuhan. Mereka menanamkan pendidikan ekonomi tersebut sejak anak-anaknya kecil sampai dewasa. Saran dari hasil penelitian ini bagi lembaga keuangan a. untuk meningkatkan jumlah nasabah sebaiknya melakukan sosialisasi pentingnya lembaga keuangan b. meningkatkan kerjasama dengan kelompok-kelompok nelayan sehingga nelayan lebih memahami dan percaya pada lembaga keuangan c.melakukan aksi jemput bola untuk mencari nasabah baru d.mempermudah administrasi sehingga menarik nelayan untuk membuka rekening baru bagi pemerintah daerah a. melakukan pelatihan pengelolaan keuangan b. melakukan sosialisasi bagaimana berperilaku ekonomi yang tepat c.melakukan kerja sama dengan lembaga keuangan untuk menarik minat nelayan membuka rekening d.mendukung usaha-usaha produktif nelayan agar berkembang.